“Dasawisma merupakan garda terdepan dalam pelaksanaan program tersebut. Apa yang dilakukan hari ini bukan sekadar lomba, tetapi wujud nyata kepedulian terhadap pembangunan dari tingkat nagari,” ujarnya.
Ia juga mengapresiasi peran kader yang dinilai telah berkontribusi langsung dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat, mulai dari menjaga lingkungan, memantau kesehatan warga, hingga mendorong pendidikan anak-anak.
Senada dengan itu, Ketua TP PKK Kabupaten Pasaman Barat, Sifrowati Yulianto menekankan pentingnya dasawisma sebagai unit terkecil yang menjadi basis data sekaligus pelaksana program PKK. Saat ini, Pasaman Barat memiliki lebih dari 5.970 kelompok dasawisma yang tersebar di 11 kecamatan dan 90 nagari.
Ia juga mendorong penguatan sinergi antara PKK dan pemerintah nagari, termasuk dalam dukungan penganggaran terhadap pelaksanaan 10 Program Pokok PKK.
Editor : Marjeni Rokcalva






