“LKPJ memuat hasil kinerja pemerintah daerah selama satu tahun anggaran dan wajib disampaikan dalam rapat paripurna DPRD paling lambat tiga bulan setelah tahun anggaran berakhir. Hari ini dihantarkan, untuk dibahas oleh Anggota DPRD untuk segera dikeluarkan rekomendasinya,” kata Syaiful efendy
Lebih lanjut Wawako Ibnu Asis menjelaskan, dalam LKPJ 2025, menyampaikan ringkasan laporan realisasi anggaran Kota Bukittinggi Tahun 2025. Dimana, Pendapatan Daerah dapat direalisasikan sebesar Rp755.880.743. 648, 42 dari target sebesar Rp754.158.592.732,00 atau dengan capaian 100,23%.
Sementara Pendapatan Daerah yang berasal dari realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Rp161.337.341.346, 42 dari target Rp165.711. 732.640 atau sebesar 97,36%. Pendapatan Transfer dapat direalisasikan sebesar Rp 590.543.034.554,00 dari total target Rp588.446.860. 092,00 atau sebesar 100,35%.
Wawako menambahkan, untuk perubahan APBD Tahun 2025, semula ditetapkan sebesar Rp154.733.530.399,00 setelah perubahan menjadi Rp165.711.732.640,00 atau bertambah sebesar 7,09%. Pendapatan transfer, semula ditetapkan sebesar Rp576.021.392.741,00
menjadi Rp588.446.860 .092,00 atau bertambah sebesar 8,03%. Belanja Daerah, mengalami kenaikan sebesar Rp49.248.103.329,89, semula sebesar Rp737.994. 762.792,00 menjadi Rp793.344.566.121,89
Editor : Medio Agusta






