“Masjid tidak hanya menjadi tempat ibadah, tetapi juga bisa menjadi tempat singgah yang nyaman bagi para pemudik. Dengan adanya program Masjid Ramah Pemudik ini, kita berharap para pemudik dapat beristirahat dengan tenang serta tetap dapat melaksanakan ibadah selama perjalanan,” ungkap Hendri Yazid.
Ia juga mengapresiasi dukungan pemerintah daerah serta pengurus masjid yang telah berpartisipasi dalam menyukseskan program tersebut.
Sementara itu, pengurus Masjid Musafir, Basri Latif, menyampaikan kesiapan pihaknya dalam mendukung program tersebut dengan menyediakan berbagai fasilitas bagi para pemudik.
Launching Masjid Ramah Pemudik 1447 Hijriah ini dilaksanakan secara serentak di seluruh Indonesia, sebagai bagian dari upaya memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat selama musim mudik Lebaran.(Do)
Editor : Medio Agusta






