IKLAN KUPING KANAN PASISI 12
IKLAN POSISI 13

Subuh Mubarak UNP Pagi: Refleksi Peristiwa Isra Mi'raj dalam Kehidupan Modern

Kegiatan Subuh Mubarak yang dilaksanakan pada Jumat (16/1) bertempat di Masjid Raya Al-Azhar Kampus UNP Air Tawar Padang. Foto ET.
Kegiatan Subuh Mubarak yang dilaksanakan pada Jumat (16/1) bertempat di Masjid Raya Al-Azhar Kampus UNP Air Tawar Padang. Foto ET.
PT GITO PERDANA SEJAHTERA

PADANG - Kegiatan salat subuh berjamaah yang kita lakukan pada Subuh Mubarak ini adalah suatu kenikmatan yang tiada tara apalagi pada saat musibah yang dihadapi oleh masyarakat saat ini.

Demikian disampaikan oleh Rektor Universitas Negeri Padang, Krismadinata, Ph.D. dalam sambutannya pada kegiatan Subuh Mubarak yang dilaksanakan pada Jumat (16/1) bertempat di Masjid Raya Al-Azhar Kampus UNP Air Tawar Padang.

"Berdasarkan hasil pertemuan Rektor dan Pimpinan Universitas dengan Presiden RI, dosen-dosen di perguruan tinggi diharapkan dapat melakukan penelitian yang berdampak kepada masyarakat dan dana penelitian untuk dosen-dosen di perguruan tinggi akan ditingkatkan," jelas Rektor Krismadinata, Ph.D.

Rektor Universitas Negeri Padang.
Rektor Universitas Negeri Padang.


Kata Rektor Krismadinata, Ph.D., untuk menghadapi Semester Januari-Juni kami harapkan pimpinan untuk mengevaluasi fasilitas perkuliahan dan dosen-dosen-dosen diharapkan mengisi aktivitas dengan meningkatkan perangkat perkuliahan seperti bahan ajar yang bermanfaat untuk meningkatkan kualitas lulusan.

Pada kesempatan itu, Rektor Krismadinata, Ph.D. menyampaikan terima kasih kepada Ustaz Prof. Dr. Novizal Wendry, M.A. sebagai penceramah pada kegiatan Subuh Mubarak yang diselenggarakan oleh Fakultas Ilmu Sosial pada Jumat pagi ini.

Kegiatan Subuh Mubarak yang diselenggarakan setiap Jumat pagi dihadiri oleh Rektor, Wakil Rektor, Kepala Lembaga, Direktur, Dekan, Direktur Sekolah, Wakil Dekan, Wakil Wakil Direktur, Kepala Departemen, Koordinator Program Studi, Kepala UPT, mahasiswa, dan sivitas akademika Universitas Negeri Padang.

Ustaz Prof. Dr. Novizal Wendry, M.A. dengan ceramahnya bertopik "Refleksi Peristiwa Isra Mi'raj dalam Kehidupan Modern" menyampaikan bahwa apa saja yang menimpakan kebaikan dan sesuatu yang menyedihkan adalah suatu musibah dan ketika Rasulullah menghadapi musibah itu, Nabi Muhammad Saw. mengalami Isra Mi'raj.

Jemaah Subuh Mubarak
Jemaah Subuh Mubarak


"Musibah yang ditimpakan kepada kita bisa disebut sebagai kafara karena apapun penyakit yang dihadapi secara fisik, termasuk penyakit batin, kesulitan hidup, dan pokoknya apapun kesulitan yang besar hingga kesulitan yang kecil adalah musibah," tambah Ustaz Prof. Dr. Novizal Wendry, M.A.

Lebih lanjut Ustaz Prof. Dr. Novizal Wendry, M.A. menyampaikan ketika kita ditimpakan musibah di dunia ini adalah bentuk kasih sayang Allah kepada kita manusia. "Ketika manusia akan menghadapi kebaikan, Allah memberikan musibah kepada manusia, dan ketika manusia menghadapi keburukan, maka ditunda musibah bagi dirinya," jelas Ustaz Prof. Dr. Novizal Wendry, M.A.

Pada kesempatan itu Ustaz Prof. Dr. Novizal Wendry, M.A., pada kesempatan ini, dari peristiwa Isra Mi'raj tersebut kita dapat mengambil hikmah dari musibah yang kita hadapi saat ini yakni kita harus bangkit untuk berbenah untuk kehidupan masa datang. (ET)

Editor : Ermanto
IKLAN POSISI 15
Bagikan

Berita Terkait
AMSI MEMBER
Terkini
BANNER POSOSI 5
IKLAN LAYANAN MASYARAKAT SAMPAH