PADANG - Guna mengembangkan talenda digital Indonesia, Nvidia menggelar kegiatan bertajuk Nvidia Geforce RTX50 & Holiday Campaigh berkolaborasi dengan Politeknik Negeri Padang (PNP) selama dua hari 12 s.d 13 Januari 2026 di Gedung PKM PNP Jl. Kampus, Limau Manis, Kec. Pauh, Kota Padang.
Dalam kegiatan Press Briefing, Adrian Lesmono, Country Consumer Business Lead NVIDIA Indonesia menyampaikan, kegiatan ini ejalan dengan apa yang diinginkan Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) yakni Indonesia konsisten menekankan pentingnya percepatan pengembangan talenta digital Indonesia, khususnya di bidang kecerdasan buatan (AI), komputasi, dan teknologi digital lanjutan.
"Gunanya sebagai fondasi daya saing nasional di era ekonomi digital," katanya.
Untuk mendukung kesiapan talenta digital tersebut, NVIDIA berkomitmen dalam meningkatkan kompetensi dan ketrampilan talenta digital masa depan dengan mendorong kolaborasi yang lebih erat antara industri dan dunia Pendidikan, serta meningkatkan edukasi manfaat AI kepada civitas akademika tentang teknologi masa depan.
Disebutkannya, melalui kegiatan ini, NVIDIA menghadirkan pendekatan yang praktis dan aplikatif untuk menunjukkan bagaimana teknologi AI- dapat dimanfaatkan untuk mempercepat pembelajaran, riset, dan inovasi di perguruan tinggi—serta membantu mahasiswa dan institusi pendidikan mengubah AI menjadi alat nyata untuk membangun karya – karya yang kreatif dan inovatif, serta solusi terapan yang relevan dengan kebutuhan industri.
Sejalan dengan hal ini, Direktur PNP, Revalin Hardianto, Ph.D menyebutkan, pihaknya sudah merancang kurikulim yang update dengan perkembangan AI, salah satunya dengan memasukkan mata kuliah wajib mahasiswa dalam bentuk Literasi Digital.
"Kurikulum yang ada di PNP, guna menciptakan lulusan yang sesuai dengan kebutuhan industri atau diterima kalangan dunia industri," katanya.
Ia juga menambahkan, bahwa PNP merupakan kampus terbuka, ya terbuka untuk kalangan industri dan siap menerima serta menyesuaikan diri dengan kamajuan yang ada di industri saat ini, termasuk penggunaan AI.
Bahkan, di PNP saat ini sedang dikembangkan manfaat AI guna mendokumendasikan secara digital tentang adat dan budaya Minangkabau. Sehingga di masa mendatang, kita punya dokumentasi digital yang bisa diwarisi kepada anak-anak cucu kita.
Editor : Marjeni Rokcalva






