PADANG - Keimanan, keilmuan, dan kepedulian adalah hal yang sangat penting bagi manusia dalam menghadapi musibah yang terjadi di Sumatera Barat.
Demikian disampaikan oleh Rektor Universitas Negeri Padang, Krismadinata, Ph.D. dalam sambutannya pada kegiatan Subuh Mubarak yang dilaksanakan pada Jumat (12/12) bertempat di Masjid Raya Al-Azhar Kampus UNP Air Tawar Padang.
"Pada saat ini, Universitas Negeri Padang sudah melakukan kepedulian baik bagi warga sivitas akademika yang terdampak banjir dan kepedulian bagi masyarakat yang terdampak," tambah Rektor Krismadinata, Ph.D.
Pada kesempatan itu, Krismadinata, Ph.D. menyampaikan terima kasih kepada Ustaz Dr. Rahmad, S.Pd.I., M.Pd. yang merupakan Dosen STAIFIQ Sumatera Barat sebagai penceramah pada kegiatan Subuh Mubarak yang diselenggarakan oleh Fakultas Bahasa dan Seni pada Jumat pagi ini.
Kegiatan Subuh Mubarak yang diselenggarakan setiap Jumat pagi dihadiri oleh Rektor, Wakil Rektor, Kepala Lembaga, Direktur, Dekan, Direktur Sekolah, Wakil Dekan, Wakil Wakil Direktur, Kepala Departemen, Koordinator Program Studi, Kepala UPT, mahasiswa, dan sivitas akademika Universitas Negeri Padang.
Ustaz Dr. Rahmad, S.Pd.I., M.Pd. dengan ceramahnya bertopik "Menghadapi Bencana dengan Tiga Pilar, Iman, Ilmu, dan Memberi" menyampaikan bahwa dalam menghadapi bencana yang terjadi di Sumatera seperti banjir dan longsor yang mengakibatkan rumah dan Sanak Saudara.
Pada kesempatan itu Ustaz Dr. Rahmad, S.Pd.I., M.Pd. menyampaikan bahwa bencana yang dihadapi pada saat mungkin saja sebagai ujian untuk meningkatkan keimanan bagi umat manusia.
"Selain sebagai ujian, bencana yang terjadi adalah sebagai teguran bagi manusia," kata Ustaz Dr. Rahmad, S.Pd.I., M.Pd.
Selain itu, Ustaz Dr. Rahmad, S.Pd.I., M.Pd. juga menyampaikan bahwa musibah bisa juga sebagai hukuman bagi umat manusia.
Kata Ustaz Dr. Rahmad, S.Pd.I., M.Pd., dalam menghadapi musibah tersebut kita perlu siap dengan dasar keimanan yang kuat dan wawasan keilmuan yang baik, dan selanjutnya dengan selalu memberi kepada orang lain.
"Dengan pilar keilmuan, kita harus berpikir melakukan pencegahan sebelum musibah itu terjadi. Gunakanlah wawasan keilmuan untuk pencegahan sebelum musibah itu terjadi," tambah Ustaz Dr. Rahmad, S.Pd.I., M.Pd.
Selanjutnya Ustaz Dr. Rahmad, S.Pd.I., M.Pd. juga menyampaikan bahwa musibah juga adalah kondisi yang perlu dilakukan untuk meningkatkan sikap dan perbuatan memberi kepada sesama umat manusia. (ET)






