IKLAN KUPING KANAN PASISI 12
IKLAN POSISI 13

Subuh Mubarak UNP Pagi: Makna Bencana dalam Pandangan Allah

Kegiatan Subuh Mubarak yang dilaksanakan pada Jumat (28/11) bertempat di Masjid Raya Al-Azhar Kampus UNP Air Tawar Padang. Foto ET.
Kegiatan Subuh Mubarak yang dilaksanakan pada Jumat (28/11) bertempat di Masjid Raya Al-Azhar Kampus UNP Air Tawar Padang. Foto ET.
PT GITO PERDANA SEJAHTERA

PADANG - Bencana ekologis yang terjadi beberapa hari terakhir di Sumatera seperti banjir, longsor, hujan ekstrim semoga dapat menjadikan ampunan bagi manusia.

Demikian disampaikan oleh Rektor Universitas Negeri Padang, Krismadinata, Ph.D. dalam sambutannya pada kegiatan Subuh Mubarak yang dilaksanakan pada Jumat (5/12) bertempat di Masjid Raya Al-Azhar Kampus UNP Air Tawar Padang.

"Musibah banjir dan longsor yang terjadi pada saat ini dialami oleh banyak sivitasakademika Universitas Negeri Padang yakni mahasiswa, dosen, tenaga kependidikan. Kita berusaha mencari donatur dari lambaga lain untuk meringankan keluarga yang ditimpa musibah," tambah Rektor Krismadinata, Ph.D.

Pada kesempatan itu, Krismadinata, Ph.D. menyampaikan terima kasih kepada Ustaz Prof. Dr. Ikhwan Mtd, S.Ag., S.H., M.Ag. yang merupakan Dekan Fakultas Syariah UIN Imam Bonjol Padang sebagai penceramah pada kegiatan Subuh Mubarak yang diselenggarakan oleh Fakultas Ilmu Pendidikan pada Jumat pagi ini.

Kegiatan Subuh Mubarak yang diselenggarakan setiap Jumat pagi dihadiri oleh Rektor, Wakil Rektor, Kepala Lembaga, Direktur, Dekan, Direktur Sekolah, Wakil Dekan, Wakil Wakil Direktur, Kepala Departemen, Koordinator Program Studi, Kepala UPT, mahasiswa, dan sivitas akademika Universitas Negeri Padang.

Ustaz Ustaz Prof. Dr. Ikhwan Mtd, S.Ag., S.H., M.Ag. dengan ceramahnya bertopik "Makna Bencana dalam Pandangan Allah: Ujian, Peringatan, dan Jalan Kembali" menyampaikan bahwa di dalam Islam, musibah adalah segala sesuatu yang membuat kita tidak mau menerimanya secara normal.

"Musibah juga segala sesuatu yang membuat manusia ketakutan. Ketakutan ketika menghadapi musibah tersebut adalah sebagian kecil dari ketakutan yang ada dalam kehidupan di dunia ini," jelas Ustaz Prof. Dr. Ikhwan Mtd, S.Ag., S.H., M.Ag.

Lebih lanjut Ustaz Prof. Dr. Ikhwan Mtd, S.Ag., S.H., M.Ag. menyampaikan musibah itu dihadirkan oleh Allah kepada manusia adalah untuk melihat respon dari manusia. Sebaik-sebaiknya respon menghadapi musibah itu adalah bersikap sabar dan selalu meminta pertolongan kepada Allah.

"Keimanan manusia yang dideklarasikan manusia itu, musibah adalah ujian bagi manusia yang beriman; untuk manusia yang tidak lagi beriman, musibah adalah sebagai peringatan bagi manusia," tukuk Ustaz Prof. Dr. Ikhwan Mtd, S.Ag., S.H., M.Ag.

Pada kesempatan itu, Ustaz Prof. Dr. Ikhwan Mtd, S.Ag., S.H., M.Ag. mengemukakan jika manusia telah diberikan peringatan masih juga tidak beriman kepada Allah, maka musibah itu adalah akan menjadi azab bagi manusia tersebut. "Musibah yang merupakan azab tersebut, juga akan ditimpakan kepada masyarakat sekitarnya," tambah Ustaz Prof. Dr. Ikhwan Mtd, S.Ag., S.H., M.Ag.

Selanjutnya kata Ustaz Prof. Dr. Ikhwan Mtd, S.Ag., S.H., M.Ag., musibah juga sebagai ampunan bagi manusia serta Allah memberikan musibah adalah sebagai ampunan bagi manusia. (ET)

Editor : Ermanto
IKLAN POSISI 15
Bagikan

Berita Terkait
AMSI MEMBER
Terkini
BANNER POSOSI 5
IKLAN LAYANAN MASYARAKAT SAMPAH