BUKITTINGGI - Akses kesehatan bagi warga Kota Bukittinggi bukan lagi sebuah harapan, tapi sudah dinikmati untuk hampir seluruh warga Kota Bukittinggi.
Dikutip dari akun IG Pemko Bukittinggi, jumat (28/11) disebut saat ini, cakupan peserta JKN di Bukittinggi telah mencapai 97,51%, atau lebih dari 139.000 jiwa yang sudah terjamin JKN. Kerja sama Pemko Bukittinggi bersama BPJS Kesehatan terus memperkuat komitmen bahwa setiap orang berhak memperoleh layanan kesehatan yang adil dan merata.
Melalui penandatanganan adendum Program JKN pada 17 Oktober 2025 lalu, pemerintah menegaskan bahwa kesehatan adalah hak setiap warga, sehingga tidak boleh ada warga yang tidak mendapat pelayanan kesehatan, karena tidak ada biaya. Untuk itu Mulai dari puskesmas, rumah sakit, kecamatan, hingga RT/RW, semua bergerak bersama memastikan tidak ada warga yang terlewatkan, ujar Wako Ramlan Nurmatias.







