PADANG - Dalam upaya peningkatan kapasitas dan kualitas kepemimpinan mahasiswa dalam berorganisasi, Departemen Bahasa dan Sastra Indonesia dan Daerah FBS Universitas Negeri Padang menggelar kegiatan Pelatihan Soft Skill dan Pengembangan Karakter bagi para pengurus Himpunan Mahasiswa Departemen (HMD) pada Sabtu (17/8) di Kampus FBS Air Tawar.
Demikian disampaikan oleh Kepala Departemen Bahasa dan Sastra Indonesia dan Daerah FBS Universitas Negeri Padang, Dr. Zulfadhli, S.S., M.A. kepada wartawan Beritaminang.com di sela kegiatan Pembukaan.
Lebih lanjut dijelaskan Zulfadhli bahwa kegiatan pelatihan ini merupakan salah satu agenda tahunan yang yang dilaksanakan oleh departemen sebagai wujud dukungan terhadap kegiatan-kegiatan kemahasiswaa.
Kegiatan yang diikuti oleh seluruh pengurus Himpunan Mahasiswa Departemen (HMD) Bahasa dan Sastra Indonesia dan Daerah periode 2025-2026 ini mengambil tema Membangun Kepemimpinan Mahasiswa yang Profesional, Berintegritas, dan Berkarakter.
Kegiatan ini dibuka secara langsung oleh Dekan FBS UNP yang diwakili oleh Wakil Dekan Bidang Akademik, Kemahasiswaan dan Alumni, Dr. Havid Ardi, S.Pd., M. Hum. Dalam sambutannya, Dr. Havid Ardi, S.Pd., M.Hum. mengatakan bahwa kegiatan ini penting bagi pengurus organisasi kemahasiswaan untuk membekali mahasiswa dengan keterampilan soft skill, seperti komunikasi efektif, kerja tim, manajemen konflik, dan public speaking yang sangat penting dalam dunia organisasi maupun karier di masa depan.
Dr. Havid Ardi, S.Pd., M.Hum. juga menambahkan bahwa kegiatan ini sangat bermanfaat bagi pengurus HMD untuk memupuk rasa kebersamaan, tanggung jawab, dan kedisiplinan tim dalam kerja organisasi. Di samping itu, kegiatan ini juga diharapkan dapat meningkatkan kinerja pengurus HMD dalam menjalankan roda organisasi.
Alvino Andreas, selaku Ketua HMD Basindo menyampaikan terima kasih dan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan pelatihan ini.
“Atas nama pengurus HMD, kami menyampaikan terima kasih kepada departemen dan fakultas yang telah menyelenggarakan kegiatan pelatihan ini. Kami belajar banyak hal tentang cara memimpin dengan empati, mengelola emosi, serta membangun komunikasi yang efektif dalam tim. Ini pengalaman yang sangat berharga bagi kami sebagai pengurus organisasi kemahasiswaa," ujar Alvino.
Dengan adanya pelatihan ini, diharapkan para pengurus himpunan mahasiswa dapat menjalankan tugas dan program kerja organisasi dengan lebih efektif, serta menjadi teladan dalam menerapkan nilai-nilai karakter positif di lingkungan kampus. (ET)
Editor : Ermanto






