Salah satu buahnya, yakni banyaknya generasi Jorong Tabek bisa menikmati pendidikan di Perguruan Tinggi Negeri/Swasta terkenal dan bahkan sampai ke luar negeri.
Rananggana Rayidhea, Media Relation Astra yang berbaur dengan peserta roadshow di Jorong Tabek mewakili PT Astra Internasional Tbk, dengan mantap berucap, apa yang kami lakukan bukan sekadar membantu.
“Kami lebih banyak membina dan meningkatkan potensinya yang sudah ada di desa, kami hanya bantu yakni memupuk dan menyuburkan,” ujarnya seraya menyebutkan, bahwa KBA Talang Babungo, satu dari 1.500 Kampung Berseri Astra (KBA) dan Desa Sejaktera Astra (DSS) di seluruh Indonesia yang mendapat pembinaan.
Lelaki yang akrab disapa Ranang ini, juga menyebutkan, tentang program KBA dan DDS PT Astra, yakni melakukan pembinaan pada empat pilar - kesehatan, pendidikan, kewirausahaan dan lingkungan.
“Program ini dilakukan sepenuhnya di KBA Talang Babungo di Jorong Tabek,” tukuknya.
Lahan Tabek seluas 5000 hektar, sebagian besar di tanami tebu cara turun temurun, ujarnya, dibina Astra, sehingga menghasilkan produksi gula tebu/gula merah yang naik kapasitas produksinya, Juga, dibuatlah turunan dari gula aren berupa gula semut yang punyanilai jual tinggi.
Hasil olahan tanaman tebu adalah gula merah. Sedangkan dari gula aren kemudian diolah lagi jadi gula semut, dengan hadirnya KBA, PT Astra yang membantu pengadaan unit mesin kilangan tebu semi modern yang disalurkan melalui Koperasi Serba Usaha-Ekonomi Desa.Dan juga bantuan alat pengering guna menghasilkan gula semut.
Yasrul Kepala Jorong Tabek, Nagari Talang Babungo, Kabupaten Solok, begitu bangga dengan kemajuan jorongnya.
“Sejak dibina Astra dan kini sudah masuk 8 tahun, Astra adalah rumah bagi masyarakat Jorong Tabek. Kami mengucapkan terima kasih yang tulus atas berkontribusi dan selaras dengan program pemerintah, yang selama ini belum terjamah dan Astra hadir untuk itu, ” katanya mantap.
Editor : Ermanto






