PADANG - Program Studi Pendidikan Profesi Guru (PPG) Sekolah Pascasarjana Universitas Negeri Padang (UNP) kembali memperkuat kompetensi mahasiswa calon guru melalui Pelatihan Pengenalan Coding bagi Mahasiswa PPG Calon Guru Gelombang 1 Tahun 2026, yang dilaksanakan pada Jumat, 10 Juli 2026.
Kegiatan ini menjadi salah satu upaya PPG Universitas Negeri Padang dalam mempersiapkan calon guru agar mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi digital yang semakin cepat. Kemampuan memahami logika coding dinilai penting tidak hanya bagi calon guru di bidang informatika, tetapi juga bagi guru dari berbagai bidang studi karena berkaitan erat dengan kemampuan berpikir logis, sistematis, kreatif, dan pemecahan masalah.
Pelatihan menghadirkan Ranti Ermina Sari, S.Pd., M.Pd.T. dari SMKN 4 Payakumbuh sebagai pemateri. Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa PPG Calon Guru Gelombang 1 Tahun 2026 diperkenalkan dengan konsep dasar coding melalui pendekatan yang mudah dipahami dan relevan dengan kebutuhan calon pendidik.
Melalui kegiatan ini, peserta diarahkan untuk memahami bahwa coding bukan sekadar aktivitas menulis baris-baris program komputer. Lebih dari itu, coding merupakan proses melatih kemampuan menyusun langkah penyelesaian masalah secara runtut, mengenali pola, memecah persoalan kompleks menjadi bagian-bagian yang lebih sederhana, serta menyusun solusi secara sistematis.
Kemampuan tersebut memiliki relevansi yang kuat dengan profesi guru. Dalam proses pembelajaran, guru dituntut mampu menganalisis permasalahan belajar, menentukan alternatif solusi, merancang langkah pembelajaran, melakukan evaluasi, dan memperbaiki strategi berdasarkan hasil yang diperoleh. Pola berpikir tersebut memiliki kesamaan dengan cara kerja logika dalam pemrograman.
Perkembangan teknologi telah mengubah berbagai aspek kehidupan, termasuk cara peserta didik belajar dan berinteraksi dengan informasi. Kondisi ini menuntut guru masa depan memiliki literasi digital yang tidak hanya terbatas pada kemampuan menggunakan aplikasi, tetapi juga memahami logika dasar di balik teknologi.
Melalui pelatihan pengenalan coding, mahasiswa PPG didorong untuk melihat teknologi dari sudut pandang yang lebih luas. Mereka tidak hanya diharapkan menjadi pengguna perangkat digital, tetapi juga memahami bagaimana suatu instruksi disusun, bagaimana sebuah sistem bekerja berdasarkan alur tertentu, serta bagaimana logika dapat digunakan untuk menghasilkan solusi.
Pemahaman coding juga dapat membantu calon guru dalam mengembangkan pembelajaran yang lebih kreatif. Konsep seperti urutan instruksi, kondisi, pengulangan, pola, dan pemecahan masalah dapat diintegrasikan dalam aktivitas pembelajaran di berbagai mata pelajaran.
Sebagai contoh, guru dapat mengembangkan aktivitas belajar berbasis langkah-langkah logis, simulasi, permainan edukatif, maupun pemecahan kasus yang mendorong peserta didik untuk berpikir secara sistematis. Dengan demikian, pengenalan coding tidak harus selalu diarahkan pada pembentukan programmer, tetapi dapat digunakan sebagai media untuk memperkuat kemampuan berpikir komputasional.
Editor : Marjeni Rokcalva






