Menyikapi hal tersebut, Zulmaeta menyatakan tidak akan membiarkan Kota Payakumbuh terjebak dalam praktik-praktik yang merusak moral dan ketertiban umum.
"Tidak ada kompromi untuk yang melanggar aturan. Jika benar ada THM buka lagi setelah disegel, kami akan evaluasi dan tindak tegas aparat terkait,” katanya tegas.
Zulmaeta juga menjanjikan reformasi pengawasan terhadap tempat hiburan malam, termasuk penindakan terhadap praktik LGBT jika terbukti.
Advertisement
Scroll kebawah untuk lihat konten
"Payakumbuh harus tetap berpegang pada adat basandi syarak, syarak basandi kitabullah. Itu prinsip kami," tegasnya lagi.Tak hanya soal THM, mahasiswa juga melontarkan kritik pedas atas penanganan sampah yang dinilai masih semrawut, serta maraknya aksi balap liar dan begal.
Editor : Medio Agusta






