IKLAN KUPING KANAN PASISI 12
IKLAN POSISI 13

Menteri P2MI Tantang Mahasiswa UNP untuk Bekerja di Luar Negeri

Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI), H. Abdul Kadir Karding, S.Pi., M.Si diwawancarai wartawan usai kuliah umum,Selasa (3/6/2025) di hadapan ribuan mahasiswa UNP di Auditorium Universitas Negeri Padang. Foto: Rokcalva/Beritaminang
Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI), H. Abdul Kadir Karding, S.Pi., M.Si diwawancarai wartawan usai kuliah umum,Selasa (3/6/2025) di hadapan ribuan mahasiswa UNP di Auditorium Universitas Negeri Padang. Foto: Rokcalva/Beritaminang
PT GITO PERDANA SEJAHTERA

PADANG - Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI), H. Abdul Kadir Karding, S.Pi., M.Si. menantang mahasiswa UNP untuk bekerja di luar negeri (LN). Karena peluang kerja di LN ini lumayan besar.

Tantangan inii disampaikan Menteri H. Abdul Kadir Karding ketika kuliah umum dengan “Peluang dan Tantangan Tenaga Kerja Indonesia di Luar Negeri”. Selasa (3/6/2025) di hadapan ribuan mahasiswa UNP di Auditorium Universitas Negeri Padang.

Dalam kuliah umum yang dipandu Kepala UPT Pengembangan Karir dan Kewirausahaan UNP, Dr.Efni Ceria, M.Pd.E, Menteri H. Abdul Kadir Karding juga menyampaikan, per 1 Mei 2025, sebanyak 1,7 juta job order (permintaan pekerjaan) dari berbagai negara di dunia ke Indonesia yang bisa diisi pekerja asing asal Indonesia (pekerja migran Indonesia).

"Peluang kerja luar negeri tersedia di 14 sektor, dengan 95% didominasi sektor kesehatan, domestik, manufaktur, industri, pertanian, dan hospitality," katanya.

Menteri H. Abdul Kadir Karding juga menyebutkan, pekerjaan di LN juga dibayar dengan gaji tinggi. Misalanya di sektor fomal saja bisanya berkisar 15 juta hingga 30 juta ditambah dengan fasilitas asuransi dan tempat tinggal.

Advertisement
BANNER POSISI 14
Scroll kebawah untuk lihat konten
"Pekerjaan yang banyak ditawarkan dlalam jabatan formal itu, yakni perawat, Aircrat Engineer/Technician, Mechanical Engineer, Medical Laboratory Technician, Chef, Nutrition Specialist dan Accountant," katanya.

Dan untuk menjadi pekerja Migran Aman bersama KP2MI, calon tenaga kerja hendaknya memperhatikan hal-hal berikut ini:

Akses Informasi Resmi (KP2MI atau BP3MI)

Ikuti Pelatihan Ketrampilan, Sertifikasi Kompetensi, dan Bahasa

Siapkan Dokumen Resmi

Editor : Marjeni Rokcalva
IKLAN POSISI 15
Bagikan

Berita Terkait
AMSI MEMBER
Terkini
BANNER POSOSI 5
IKLAN LAYANAN MASYARAKAT SAMPAH