“Musibah ini harus menjadi perhatian serius bagi pemerintah daerah. Kami di Komisi C akan mengawal agar pembenahan dan revitalisasi sekolah ini menjadi prioritas utama,” tegasnya.
Ia juga menambahkan bahwa rehabilitasi sekolah tidak hanya sebatas perbaikan pascakebakaran, melainkan harus dirancang dalam sebuah master plan pengembangan yang lebih komprehensif.
“Kami berharap ada perencanaan matang untuk SDN 54, bukan sekadar memperbaiki yang rusak, tetapi juga untuk pengembangan ke depan sehingga sekolah ini dapat menjadi lebih baik dari sebelumnya,” ujarnya.
“Jika ada titik api yang muncul, setidaknya bisa segera ditanggulangi sebelum membesar. Dengan demikian, kesiagaan terhadap kebakaran dapat ditingkatkan,” pungkasnya. (Do)
Editor : Berita Minang






