Dalam testimoninya, Haslinda menyampaikan, "Saya sangat bersyukur bisa mengikuti pelatihan ini. Meskipun usia saya sudah tidak muda lagi, saya tetap ingin belajar dan mencoba hal-hal baru. Pelatihan ini membuka mata saya bahwa kami di sini bisa memanfaatkan kelapa yang ada untuk dijadikan sesuatu yang bermanfaat, seperti minyak VCO ini. Saya berharap ilmu ini bisa saya teruskan kepada generasi muda di sekitar saya, supaya mereka juga bisa mandiri dan tidak bergantung pada orang lain".
Peserta lain yang turut serta dalam pelatihan ini adalah Hesti Widiana (37), Deswita Putri (46), dan Mardiana (50), yang bersama-sama menunjukkan komitmen kuat untuk mengembangkan kemampuan mereka dalam memproduksi VCO. Elva Tonis, Ketua KWT Kejora yang juga berasal dari Kampus Indah, Korong Balanti, Nagari Sikabu, memberikan apresiasi terhadap pelatihan ini. Dalam testimoninya, Elva menyampaikan:
"Kegiatan ini sangat bermanfaat bagi kami, terutama dalam memanfaatkan potensi kelapa yang ada di sekitar kami. Kami tidak hanya diajari cara membuat VCO, tetapi juga diberikan pemahaman tentang potensi bioteknologi yang bisa dikembangkan lebih jauh. Saya sangat berharap keterampilan ini dapat membantu meningkatkan kesejahteraan para anggota KWT, sekaligus menjadi sumber pendapatan baru bagi keluarga kami. Terima kasih kepada tim dari Universitas Negeri Padang yang telah memberikan pelatihan ini dengan sangat baik." — Elva Tonis, Ketua KWT Kejora.
Harapan dan Langkah Selanjutnya
Pelatihan ini tidak hanya menambah pengetahuan teknis para peserta, tetapi juga meningkatkan kesadaran tentang pentingnya pengembangan produk lokal berbasis bioteknologi sebagai salah satu langkah strategis menghadapi tantangan konversi lahan pertanian. Produk VCO yang dihasilkan dari pelatihan ini memiliki potensi besar untuk dipasarkan di tingkat lokal maupun nasional, sehingga dapat menjadi sumber penghasilan baru bagi para keluarga petani di wilayah Nagari Sikabu Lubuk Alung.

Kegiatan ini menjadi wujud nyata dari kolaborasi antara akademisi dan masyarakat pedesaan dalam meningkatkan kesejahteraan melalui inovasi teknologi yang tepat guna. Dengan hasil pelatihan ini, diharapkan para peserta dapat menerapkan pengetahuan yang mereka peroleh untuk memproduksi VCO secara mandiri dan berkelanjutan.
Penutupan Kegiatan dan Dokumentasi
Setelah semua rangkaian pelatihan selesai, para peserta, instruktur, dan anggota KWT Kejora berfoto bersama sebagai penutup kegiatan yang berlangsung dengan sukses. Potret kebersamaan ini mencerminkan semangat kolaborasi dan harapan untuk masa depan yang lebih baik melalui penerapan teknologi berbasis bioteknologi.
Editor : Berita Minang






