"Harapan kami kepada tim penilai, kiranya MPP Kabupaten Dharmasraya untuk dapat dimasukkan dalam daftar MPP yang di launching pada triwulan tiga tanggal 8 OKtober 2024 yang akan datang. Dan juga kami informasikan, disamping MPP konvensional, Kabupaten Dharmasraya juga telah memiliki mal pelayanan public digital yang telah di launching bersama Kemenpan RB pada bulan Maret lalu dengan perizinan untuk tenaga kesehatan," bebernya.
Bukan hanya itu saja, untuk mendorong peningkatan investasi di daerah, aktif mengikuti kegiatan yang diadakan oleh Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (APKASI) yaitu Apkasi Expo yaitu ajang memperkenalkan peluang dan potensi investasi di daerah. Dan mengikuti sejumlah forum bisnis yang mempertemukan pemerintah daerah dengan para buyer dan investor potensial.
"Hal tersebut merupakan upaya kami pemerintah daerah untuk daerah di tengah masyarakat. Dengan mengintegrasikan layanan melalui MPP dan memberikan kemudahan beruasaha melalui penerapan inovasi. Serta akif melakukan promosi daerah sehingga dapat meningkatkan nilai investasi di Kabupaten Dharmasraya," pungkasnya.







