BUKITTINGGI - Pjs Wako Bukittinggi Hani S Rustam gelar rapat koordinasi ( Rakor) bersama Asisten II, Kadis PU, Kepala Bagian Perekonomian dan Dirut PDAM Tirta Jam Gadang dan jajarannya, membahas persoalan kebutuhan air warga kota Bukittinggi dari PDAM setempat.Rakor tersebut di gelar di BCC Bukittinggi, Selasa (08/10).
Pada kesempatan itu, Direktur Perumda Air Minum Tirta Jam Gadang, Budi Suhendra, mengungkapkan, kondisi eksisting Perumda Air Minum Tirta Jam Gadang Kota Bukittinggi 2023, kapasitas terpasang 248,5 liter per detik. Jumlah pelanggan aktif 10.573 Sambungan Rumah (SR) dan jumlah pelanggan non aktif 5.519 Sambungan Rumah (SR),rincinya.
Menurut Budi, Permasalahan yang dihadapi Perumda Air Minum Tirta Jam Gadang Kota Bukittinggi diantaranya keterbatasan sumber air baku, tarif yang belum full cost recovery, rata rata usia pipa sudah 38 tahun, tingginya tingkat kehilangan air dan cakupan pelayanan yang belum merata.
Sementara Pjs Wali Kota Bukittinggi, H. Hani Syopiar Rustam, mengatakan, air minum menjadi kebutuhan dasar manusia. Untuk itu, Pjs.Wako meminta agar PDAM meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.
"Kita butuh komitmen untuk berikan pelayanan maksimal pada masyarakat. Lakukan pendataan ulang terhadap konsumen. Penyesuaian pola manajemen juga harus diupayakan. Mulai lakukan tindak lanjut komunikasi dengan kementrian terkait. Nanti, kita komunikasikan lagi dengan Kementrian untuk menggaet dana pusat," pungkasnya.
( Yus )
Editor :






