IKLAN KUPING KANAN PASISI 12
IKLAN POSISI 13

MKD Buka Opsi Panggil Andre Rosiade, Tindakannya Belum Pernah Dilakukan Anggota Dewan

Anggota DPR RI Andre Rosiade bersama tim Ditreskrimsus Polda Sumbar menggerebek prostitusi online di Padang. Foto Kompas.com/Perdana Putra
Anggota DPR RI Andre Rosiade bersama tim Ditreskrimsus Polda Sumbar menggerebek prostitusi online di Padang. Foto Kompas.com/Perdana Putra
PT GITO PERDANA SEJAHTERA

JAKARTA - Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad mengatakan, bahwa jika nantinya dipanggil, maka Andre harus mengikuti sidang di MKD. Dan Fraksi Partai Gerindra di DPR RI menyatakan tidak akan memberikan bantuan terhadap anggota DPR Andre Rodiade, apabila dirinya diperiksa oleh Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) terkait kasus dugaan penjebakan seorang wanita PSK berinisial NN di Kota Padang.

Penegasan ini dikatakan Dasco di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Senin (10/2/2020). Disebutkannya, Kalau di MKD kan tidak bisa memberikan bantuan. Kalau di MKD bisa diperiksa kemudian disidang.

Diketahui, MKD sendiri saat ini masih menunggu adanya laporan terhadap Andre Rosiade untuk kemudian ditindaklanjuti. Namun, Dasco yang juga Wakil Ketua DPR itu tidak mengetahui apakah sudah ada laporan tersebut atau belum.

"Saya enggak tahu," kata Dasco.

Sebelumnya, Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) menjadwalkan rapat pada Senin (10/2/2020). Salah satu agenda yang akan dibahas yakni terkait dugaan penjebakan PSK oleh Anggota Komisi VI DPR RI dari fraki Gerindra Andre Rosiade.

Advertisement
BANNER POSISI 14
Scroll kebawah untuk lihat konten
"Jadi kalau bicara Senin, kami Senin rencananya akan ada rapat. Salah satu agendanya adalah terkait dengan kasusnya Andre Rosiade. Jadi tidak hanya dibahas masalah Andre," kata Anggota Komisi III Arteria Dahlan kepada wartawan, Jumat (7/2/2020).

Kendati bakal membahas persoalan Andre, namun Arteria menegaskan bahwa MKD belum mengambil sikap dan keputusan apapun. Sebab, MKD masih menunggu laporan masuk baru selanjutnya bisa ditindak lanjut.

"Kalau MKD kan, kalau (kasuas Andre) yang seperti ini menunggu laporan. Kalau ada yang masuk tentunya kami siap untuk menerima, memeriksa dan mengadili dan dilakukan secara transparan," ujar Arteria dilansir dari suara.com.

Desakan Transparan

Sementara itu, berbagai kalangan meminta Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) DPR RI diharapkan dapat terbuka dalam mengusut kasus penggerebekan pekerja seks komersial di Padang, Sumatera Barat, yang melibatkan anggota Fraksi Gerindra Andre Rosiade.

Editor :
Tag:
IKLAN POSISI 15
Bagikan

Berita Terkait
AMSI MEMBER
Terkini
BANNER POSOSI 5
IKLAN LAYANAN MASYARAKAT SAMPAH