JAKARTA - Anggota Komisi III Arteria Dahlan kepada wartawan, Jumat (7/2/2020) menyebutkan, Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) menjadwalkan rapat pada Senin (10/2/2020) dengan salah satu agenda yang akan dibahas yakni terkait dugaan penjebakan PSK oleh Anggota Komisi VI DPR RI (Dapil 1 Sumbar) dari fraki Gerindra Andre Rosiade.
Namun, katanya, rapatnya Jadi tidak hanya dibahas masalah Andre, membahas yang lain yang sudah dijadwalkan. Kendati bakal membahas persoalan Andre, namun Arteria menegaskan bahwa MKD belum mengambil sikap dan keputusan apapun. Sebab, MKD masih menunggu laporan masuk baru selanjutnya bisa ditindak lanjut.
"Kalau MKD kan, kalau (kasuas Andre) yang seperti ini menunggu laporan. Kalau ada yang masuk tentunya kami siap untuk menerima, memeriksa dan mengadili dan dilakukan secara transparan," ujar Arteria.
Sebelumnya, Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) menegaskan bakal bersikap dan bertindak profesional dalam menangani permasalahan kasus dugaan penjebakan seorang PSK oleh Anggota DPR Fraski Partai Gerindra Andre Rosiade.
Ketua MKD Aboe Bakar Al Habsyi berujar saat ini pihaknya siap menerima laporan terhadap Andre terkait tindakan penggerebakan PSK yang dinilai menyalahi etik dan wewenang.
"Soal AR kita siap saja terima laporan, karena semua anggota harus diperlakukan sama dalam berproses di MKD. Jika memang nanti sudah ada yang bikin laporan, kita akan ikuti proses sesuai dengan tata beracara dalam MKD," sambungnya.
Terkait apa langkah yang bakal diambil MKD dalam menyikapi kasus Andre, Aboe enggan menanghapi lebih jauh. Ia memilih untuk menunggu laloran dan mempelajarinya terlebih dahulu.
"Secara teknis saya tidak mau terlalu masuk dalam materi perkara, tentunya kita harus pelajari dulu detailnya. Kita tidak mau berspekulasi, nanti jika sudah ada berkas masuk, pasti tim MKD akan menelaah dan melakukan pendalaman," kata Aboe.
Editor
Editor :






