Peringatan Hari Jadi Kabupaten Lima Puluh Kota tahun ini telah memasuki angka 183 tahun, namun kita masih dihadapkan pada berbagai tantangan dalam upaya peningkatan kualitas hidup dan kesejahteraan masyarakat, serta meningkatnya tuntutan masyarakat terhadap perbaikan ekonomi, sosial, dan pelayanan publik. semua tantangan tersebut mesti kita jawab dengan formulasi dan pelaksanaan kebijakan-kebijakan yang mengutamakan kepentingan masyarakat.

Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kabupaten Lima Puluh Kota, meningkat dari 70,82% pada tahun 2020 menjadi 72,05% pada tahun 2023. pertumbuhan ekonomi yang sempat terpuruk karena covid 19 terus menunjukkan tren yang positif dari semula 1,16% di tahun 2020 telah meningkat menjadi 4,6% pada tahun2023. dan gini ratio menunjukkan angka 0,194 di tahun 2023.
Terlebih kita dihadapkan dengan beberapa pekerjaan rumah kita seperti Penurunan stunting, penurunan angka kemiskinan ekstrem, pengendalian inflasi dan peningkatan infrasrtuktur. Hal ini sejalan dengan target yang ditetapkan secara nasional.
Selama tiga tahun penyeleggaraan pemerintahan dan pembangunan di masa kepemimpinan kami, kabupaten lima puluh kota telah memperoleh lebih kurang 76 penghargaan.Beberapa keberhasilan yang mengharukan sekaligus membanggakan dan meningkatkan kepercayaan untuk merealisasikan visi dan misi daerah adalah untuk pertama kalinya kabupaten lima puluh kota menjadi juara umum mtq nasional ke-40 tingkat provinsi sumatera barat, dimana pada tahun sebelumnya kita berada di urutan peringkat bawah. Prestasi ini menyiratkan bahwa dengan terus berbenah, bersinergi serta semangat pantang menyerah insha allah kita bisa meraih kemajuan untuk lima puluh kota.
Pada tahun 2023 pemerintah kabupaten lima puluh kota juga mendapatkan dana insentif fiskal yang diperoleh sebagai apresiasi karena pencapaian kinerja pemerintah dalam percepatan belanja daerah dari menteri keuangan sebesar rp 5.823.162.000 (lima milyar delapan ratus dua puluh tiga juta seratus enam puluh dua ribu rupiah).
Dan pada tahun 2024 baru-baru ini, pemerintah kabupaten lima puluh kota juga kembali mendapatkan dana insentif fiskal sebesar rp 7.123.654.000 (tujuh miliar seratus dua puluh tiga juta enam ratus lima puluh empat ribu rupiah), dimana sebagian pemanfaatannya ditargetkan untuk penerima bantuan rumah tidak layak huni.
Selanjutnya pemerintah daerah tetap mempertahankan opini wajar tanpa pengecualian (wtp) dari badan pemeriksa keuangan republik indonesia perwakilan provinsi sumatera barat terhadap laporan keuangan pemerintah kabupaten lima puluh kota tahun 2022.
Sementara itu, Gubernur Sumbar mengajak Kabupaten Lima Puluh Kota benar-benar memanfaatkan semaksimal mungkin potensi-potensi daerah secara kreatif, sehingga mampu menciptakan peluang-peluang baru yang pada akhirnya akan memicu pertumbuhan ekonomi daerah.
Editor : Marjeni Rokcalva






