KKP Canangkan Bulan Cinta Laut
Sementara itu dalam sambutannya, Menteri KKP RI Sakti Wahyu Trenggono turut mengapresiasi pada Kepala Daerah dan nelayan yang telah menunjukkan kepedulian dan bersungguh-sungguh dalam pelaksanaan program BCL di daerah masing-masing. Program itu sendiri telah dimulai sejak Juli 2023 di 18 kawasan yang tersebar di 18 provinsi, dengan total sampah plastik yang berhasil dikumpulkan mencapai 820 ton.
"Angka ini akan terus bertambah dan kita harapkan pada pelaksanaan program tahun depan, angka ini bisa lebih banyak," ucap Menteri Sakti.
Keberadaan sampah di laut Indonesia, sambung Menteri Sakti, memang turut dipengaruhi oleh posisi geografis Indonesia yang berada dekat Samudera Pasifik. Sehingga, Indonesia pada tahun 2020 berada di urutan ke-6 negara penghasil sampah terbanyak, dan pada tahun 2021 menjadi distributor sampah plastik laut terbanyak ke-5 di dunia.

"Ini tidak boleh lagi terjadi. Tahun ini merupakan tahun kedua program Bulan Cinta Laut. Melalui gerakan ini, penanganan sampah laut secara konsisten akan terus kita tingkatkan," ucap Menteri di akhir sambutannya.
Agenda Unggulan DKP Sumbar
Penghargaan yang diberikan kepada Gubernur Sumbar Mahyeldi, menjadi semangat bagi jajaran Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Sumatera Barat.
Ketiga penghargaan itu, yakni:
- Gubernur Sumatera Barat, sebagai penggerak pengelolaan Sampah Laut.
- Nelayan terinspiratif (Abdi dari KUB Kota Padang)
- Bank Sampah penggerak pengelolaan sampa Laut (Bank sampah Pancadaya dengan Pimpinannya Dewi).
"Piagam penghargaan langsung diserahkan Menteri KKP Wahyu Trenggono," katanya kepada BeritaMinang.com sembari menyebutkan bahwa ia hadir mendampingi Gubernur Sumatera Barat Buya Mahyeldi, bersama Sekdis DKP, Resi Suriati, nelayan Kota Padang serta Ketua Bank Sampah Pancadaya.








