"Saya kira itu yang akan kita bahas juga kali ini dalam konteks pemilu agar media online berfungsi dengan baik apa saja indikator uang musti diperbaiki, bagaimana mengantisipasi apa potensinya bagaimana memitigasi," imbuhnya.
Disisi lain Gubernur Sumbar yang diwakili oleh Sekda Provinsi Sumbar Hansastri mengatakan acara ini begitu bermakna ditengah perkembangan teknologi berbasis digital terutama dalam pengunaan AI atau kecerdasan buatan.
"Kita juga sudah mendekati pemilu Presiden 2024 dan akan dilanjutkan dengan Pilkada sehingga hal-hal yang nanti akan dibahas dalam acara konferensi ini sangat diperlukan dan juga tentu ini sangat bermanfaat bagi masyarakat," ucapnya.
Acara ini digelar dengan dua sesi dimana sesi pertama diberi tema Tantangan dan Peluang AI dengan pembicara yaitu Wahyu Dhyatmika selaku Ketua Umum AMSI, Yos Kusuma selaku News Partnership Lead Google Indonesia, Siti Aisyah selaku Kominfo Sumbar, Muhammad Irsyad selaku Dirut Bank Nagari, Irvan Amran selaku ketua Kadin Padang.
Selain itu ada dua keynot speaker yang berbicara diacara ini yakni Arif Zulkifli selaku anggota Dewan Pers yang membawa materi AI, Pemilu dan Tantangan Etik serta Kapolda Sumbar, Irjen Pol Suharyono dengan materi yaitu Pemilu Bersih Tanpa Hoaks dan SARA. (BM)
Editor :






