PADANG ARO -- Pemerintah Kabupaten Solok Selatan (solsel) menargetkan melahirkan 1.000 orang penghafal Alquran atau hafiz dan hafizah dari daerah tersebut tahun ini.
Bupati Solsel yang diwakili oleh Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra, Fidel Efendi dalam kegiatan seleksi guru tahfiz bagi pelajar di Solsel, Selasa (21/1), mengatakan untuk mencapai hal tersebut ada beberapa upaya yang dilakukan.
"Hari ini kami adakan seleksi guru yang akan mengajarkan siswa-siswi untuk menghafal al quran," sebutnya.
Ia menyebutkan, program cetak 1.000 hafiz ini termotivasi dari putri Solok Selatan yang berhasil meraih juara pertama lomba hafiz 30 Juz, pada MTQ tingkat Provinsi Sumatra Barat tahun lalu di Kota Solok. Dengan modal hafalan al quran tersebut, ia pun berhasil diterima menjadi mahasiswa kedokteran pada Universitas Andalas Padang tanpa mengikuti tes atau seleksi.
"Melihat potensi yang sangat besar itu, maka Pemkab buat program ini sehingga diharapkan akan lahir penerus bangsa yang cerdas dan Qur'ani di Solok Selatan," ungkapnya.
Ia menuturkan, tiap tahun diharapkan siswa yang mengikuti program tahfiz ini bisa menghafal Alqur'an minimal 2 juz, apabila siswa tersebut mulai menghafal saat berada di bangku kelas tiga, maka diharapkan nanti setelah tamat sekolah menengah pertama, siswa ini sudah bisa menghafal beberapa juz Alqur'an.
Sementara itu, Kepala Bagian (Kabag) Kesra Kabupaten Solok Selatan, Zuardi menjelaskan, kegiatan tahfiz Alqur'an untuk pelajar di solok selatan, dimasukkan dalam kegiatan ekstrakurikuler di sekolah, jadi tidak akan mengganggu program belajar mengajar pada jam pelajaran.
Ia mengatakan, tahun ini program tahfiz akan diterapkan pada 13 sekolah di Solsel, yaitu 7 Sekolah Dasar dan 6 Sekolah Menengah Pertama (SMP).
"Tahun berikutnya kita harapkan untuk seluruh sekolah di solok selatan," ungkapnya.
Editor :






