Lebih lanjut Khairunas juga menyatakan Solok Selatan menunjukan kinerja positif antara lain dengan peningkatan pertumbuhan ekonomi dari minus 1,24% menjadi 3,35%, menurunnya tingkat Kemiskinan dari 7,52% menjadi 6,51%, berkurangnya jumlah penduduk miskin dari 13.410 jiwa menjadi 11.810 jiwa.
Sementara tingkat pengangguran mengalami penurunan dari 4,84% menjadi 3,71%, gini ratio mengalami penurunan dari 0,277 menjadi 0,253 serta peningkatan Indeks Pembangunan Manusia dari 69,23 menjadi 69,71.
''Perbaikan kinerja ini tidak terlepas dari peran dan dukungan program pemerintah daerah pada 2022 dan dilanjutkan pada 2023 ini,'' kata Khairunas di hadapan tim penilai.
Advertisement
Scroll kebawah untuk lihat konten
Atas semua capaian tersebut, Khairunas juga mengatakan bahwa semangat "Supertim" adalah kuncinya, sebagai Bupati, bersama Wakil Bupati kami tidak mampu bekerja sendiri, dan Alhamdulillah konsep tersebut mampu kami terapkan dalam bekerja sehingga Solok Selatan berhasil 'mengapung' ke permukaan dan meraih banyak prestasi dan perubahan ke arah yang lebih baik. (AA)
Editor : Marjeni Rokcalva







