2 Orang Wanita Tuna Susila (WTS) bernama MA (20) asal Padang, APS (22) asal Solok.1 orang yang diduga WTS bernama SPD (22) asal Sawahlunto, serta 1 orang Waria bernama LAF (22) ssal Padang.
Lebih Lanjut KASATPOL-PP Kota Bukittinggi Drs. Efriadi, MM, mengatakan sesuai arahan walikota untuk melakukan tindakan pencegahan dan penindakan terhadap LGBT dan Prostitusi Di Kota Bukittinggi.
Baca juga: Hari Pertama Operasi Jaran Singgalang 2026, Polres Pasaman Barat Ungkap Kasus Curanmor, Satu Residiv
"Razia Ini akan rutin kami laksanakan meskipun dalam bulan Ramadhan sampai kaum LGBT dan praktek prostitusi ini punah di Kota Bukittinggi, ungkap Efriadi.
Advertisement
Scroll kebawah untuk lihat konten
( Yus )
Editor :







