IKLAN KUPING KANAN PASISI 12
IKLAN POSISI 13

Mengenal Kepercayaan Berbau Mistis di Sasak Ranah Pasisie Pasaman Barat

Ilustrasi (pikiranrakyatdotcom)
Ilustrasi (pikiranrakyatdotcom)
PT GITO PERDANA SEJAHTERA

KEYAKINAN mistis adalah gagasan bahwa suatu peristiwa disebabkan oleh perilaku tertentu yang tidak memiliki hubungan logis. Tujuan dari perilaku ini adalah untuk menarik keberuntungan atau menghindari nasib buruk. Orang dan budaya yang berbeda melihat kepercayaan mistik ini dengan cara yang berbeda.

Pengetahuan mistis bersifat non-rasional, yaitu pengetahuan (doktrin atau kepercayaan) tentang Tuhan, yang diperoleh melalui meditasi atau latihan spiritual, bebas dari ketergantungan indrawi atau situasional. Pengetahuan mistik adalah pengetahuan yang tidak dapat dipahami oleh pikiran. Kebenaran ilmu mistik diukur dengan berbagai metrik. Terkadang iman adalah ukuran kebenaran pengetahuan mistik. Jadi sesuatu dianggap benar jika kita mempercayainya.

Ada kalanya kebenaran suatu teori diukur dengan bukti empiris yaitu pengukuran kebenaran. Sulit untuk memahami apakah suatu teori ada dalam pengetahuan mistik jika pengetahuan itu tidak memiliki bukti empiris, sulit untuk menerimanya karena tidak terbukti secara rasional dan tidak ada bukti empiris. Pengetahuan mistik sangat subyektif, pemiliknyalah yang tahu cara menggunakannya.

Di kalangan sufi itu digunakan untuk menenangkan jiwa mereka, mereka menggunakan ilmunya untuk kebaikan. Mistisisme ilmu hitam dikatakan hitam karena digunakan untuk kejahatan. Pengetahuan mistis memecahkan masalah bukan dengan proses indrawi, atau dengan proses rasional. Sebagai kenyataan di cakrawala kehidupan, keberadaan kekuatan gaib dengan atau tanpa magis mistik tidak dapat disangkal. Tapi itu tidak berarti Anda harus mengabaikan implikasi sosial dari penggunaannya.

Jadi jika Anda mencoba untuk mengontrol kekuatan supranatural sesuai dengan imbalan yang sesuai dengan tema waktu. Ada ahli budaya yang melihat manusia mistis dan magis sebagai benih aktivitas teoretis dan ilmiah. Tapi dalam sihir, rasa ingin tahu ini tidak bisa mengungkap penyebab imajiner. Pengetahuan seperti yang dipahami saat ini tidak dapat dicapai dengan sihir. Meskipun upaya baru-baru ini telah dilakukan untuk menjelaskan secara ilmiah fenomena kekuatan magis, itu juga telah menjadi realitas ilmiah di luar sihir.

Advertisement
BANNER POSISI 14
Scroll kebawah untuk lihat konten
Hakikat pemikiran ilmiah telah memberi manusia kemampuan untuk berpetualang dan menjelajahi alam semesta kehidupan, sambil terus membuka wawasan baru dari pengalaman mereka. Cahaya nalar bersifat kritis, evaluatif dan selalu terkait dengan hubungan batas kemampuan manusia, sehingga sejarah kebudayaan dan peradaban manusia selalu ditandai dengan terbukanya hubungan-hubungan baru.

Hakikat sains adalah pemahaman dan penguasaan fakta lama dan yang baru ditemukan, karena cahaya nalar menolak semua kekuatan yang berusaha memaksa manusia ke alam semesta. Jarak antara manusia dan alam semesta ini tidak dapat ditemukan melalui penalaran mistik magis. Dalam mistisisme magis, manusia menyatu dengan alam semesta. Dalam hal ini, hanya ada dua kemungkinan yang tersisa, yaitu manusia menyerap atau menyerap kekuatan alam. Dengan demikian, budaya tersebut kemudian diarahkan pada suatu etika yang berpihak pada sikap dan tindakan manajemen. Konsep kekuatan dalam mistisisme magis berbeda dengan konsep sains.

Perlu dicatat bahwa kepercayaan mistis dan praktik magis bersifat sosial. Sangat jarang, jika bukan tidak ada, sihir mistis memiliki karakter individu atau pribadi sejak awal, dan itu kompleks. Keyakinan mistis dan praktik magis tidak dapat memenuhinya karena penalaran mereka melampaui akal dan pengalaman, sehingga realitas bersifat relatif subyektif. Mistisisme ditemukan dalam Islam melalui tasawuf dan Orientalis Barat menyebutnya tasawuf.

Kata tasawuf dalam istilah orientalis Barat digunakan khusus untuk mistisisme Islam. Sufisme tidak digunakan untuk mistisisme yang ditemukan dalam agama lain. Tasawuf adalah istilah yang berkembang di dunia Arab. Meskipun tasawuf lebih populer di Barat, itu karena praktisi sufinya, para Sufi. Tujuannya sama dan sama dengan tujuan syariat, yaitu kesalehan batin dan akhlak dengan berbagai maqamnya, yang membuat tasawuf berbeda ketika salah satu maqamnya, wihdatul wujud, berkembang ke arah ittihad atau hulul, yang lebih banyak lagi. sering dikaitkan dengan sinkretisme. Itu bertentangan dengan monoteisme.

Di kecamatan Sasak Ranah Pasisie, Kabupaten Pasaman Barat, dari zaman dahulu sampai sekarang secara turun temurun masyarakatnya masih kuat mempercayai perihal mengenai mistis. Berikut ini beberapa kepercayaan mistis yang masih kental di Kecamatan Sasak Ranah Pasisie :

Editor :
Tag:
IKLAN POSISI 15
Bagikan

Berita Terkait
AMSI MEMBER
Terkini
BANNER POSOSI 5
IKLAN LAYANAN MASYARAKAT SAMPAH