1. Padusi nan sadang buntiang lakinyo ndak buliah mambunuah hewan (Perempuan yang sedang hamil, suaminya dilarang membunuh hewan). Ini merupakan larangan untuk wanita yang sedang hamil, agar memperingati para suami untuk tidak membunuh hewan, karena konon masyarakat di kecamatan Sasak Ranah Pasisie, setiap ada para laki-laki yang istrinya sedang hamil membunuh hewan maka anak yang lahir ke dunia akan cacat. Ini makanya kepercayaan mistis ini sampai sekarang sangat diperhatikan oleh penduduk setempat.
2.Tasapo dek Hantu (di tegur oleh Hantu).Tasapo dek Hantu ( ditegur oleh Hantu ) merupakan sebuah kepercayaan mistis di kecamatan Sasak Ranah Pasisie. Orang yang ditegur oleh hantu biasanya akan mengalami demam dan rasa sakit yang luar biasa di sebujur tubuh, walaupun sudah dibawa ke rumah sakit namun tidak sembuh dari demam dan sakit yang dirasakan. Orang yang terkena penyakit tasapo biasanya akan dibawa ke dukun dengan membawa beberapa komponen persyaratan yakni kumayan, asam kapeh, lalu kemudian diserahkan ke dukun kemudian dukun tersebut membacakan doa dan mantra. Setelah selesai asam kapeh yang tadi dibawa diserahkan kembali oleh dukun untuk dibuang ke lokasi tempat seseorang ketika ditegur oleh hantu.
3.Disaluak dek jihin (dirasuki oleh Jin).Kejadian ini sering kali terjadi dan dialami oleh penduduk di kecamatan Sasak Ranah Pasisie, konon dari zaman dahulu kepercayaan mistis ini sudah ada dan sudah melekat di penduduk setempat. Pernah terjadi peristiwa dimana ada seorang nelayan yang sedang melaut tiba-tiba langsung muntah-muntah, karena pada waktu itu dia tidak sendirian pergi melaut kemudian temannya tersebut bergegas membawa ketepian. Setelah sampai orang tersebut sudah tidak bernyawa lagi. Penduduk yang menyaksikan bahwa dibagian wajah dan perut ada warna kebiru-biruan. seminggu kemudian ada keluarga korban yang bercerita bahwa dia bermimpi melihat si korban dibawa oleh dua orang perempuan ke sebuah tempat yang megah seperti istana. Hingga saat ini para nelayan yang bepergian kelaut selalu waspada dalam bertindak dan berbicara ketika melaut.
4. Ndak buliah mandi sajo, bekoh kanai piciak dek Hantu ( tidak boleh mandi di waktu senja, nanti disakiti hantu). Kepercayaan mistis ini dipercayai akan adanya karena waktu magrib merupakan waktu para setan sedang tersebar dan berkeliaran di waktu magrib. Bahkan Rasulullah SAW menganjurkan untuk menutup pintu rumah. Orang yang mandi di waktu magrib maka keesokkan harinya akan merasakan rasa sakit dan lembam dibagian paha dan tangan. ***
(SP/BM)
Editor :






