Padang Pariaman,- Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) akan segera memperbaiki ruas jalan Lakuak Landia dan Lakuak Uba Nagari Kudu Gantiang dan Nagari Gunuang Padang Alai Kecamatan V Koto Timur yang amblas karena longsor kemarin sabtu 11 Maret 2023 dini hari.
Kepala Dinas PUPR El Abdes Marsyam menyebutkan, hal ini untuk mengatasi dengan segera agar aktivitas perekonomian warga tetap lancar.
Ia menyebutkan, sesuai arahan bupati, telah disepakati oleh pimpinan untuk menggunakan dana tanggap darurat atau Belanja Tak Terduga (BTT) pemerintah daerah.
"Sekarang dalam penyelesaian lahan masyarakat yang terdampak untuk penanganannya dan memulai pengerjaan," sebut Abdes saat meninjau lokasi jalan yang amblas tersebut bersama jajaran beberapa jam setelah kejadian, kemarin Sabtu (11/03).
Dirinya berkeyakinan bahwa perbaikan jalan tersebut bisa dimulai pelaksanaannya secepat mungkin dengan menggunakan dana tanggap darurat tersebut. Akan tetapi katanya, BTT itu tidak bisa digunakan untuk pembebasan lahan termasuk penggantian tanaman yang ada di atasnya.
Menurut Abdes, amblas ruas jalan Lakuak Landia itu disamping karena curah hujan yang tinggi juga dipicu kondisi tanah yang labil. Terlebih katanya, badan jalan itu berada di lereng bukit, karena tebingnya mengalami longsor sehingga beberapa meter badan jalan juga ikut amblas ke dalam jurang.
Terkait hal itu, sebut Abdes penanganannya akan berbeda, ruas jalan yang akan dibangun lebarnya berbeda dengan kondisi awalnya. Untuk itulah dia berharap kepada masyarakat untuk bersabar.
"Selama pengerjaan perbaikan akan dibangun jalur alternatif agar masyarakat tetap bisa menempuh jalur tersebut untuk beraktivitas menuju Kota Pariaman atau ke Pusat Ibukota Kabupaten di Parit Malintang," jelas Abdes menambahkan.
Pada kesempatan itu, Kadis PUPR ini juga menyampaikan himbauan bupati untuk warga tetap hati-hati dan meningkatkan kewaspadaan terhadap bencana. Mengingat cuaca yang kadang sulit untuk ketahui dan kadang datangnya secara tiba-tiba.
Editor : Berita Minang






