Talempong
Talempong merupakan alat musik tradisional pukul yang juga berasal dari Minangkabau. Talempong ini umumnya terbuat dari Kuningan tapi ada juga yang terbuat dari kayu maupun batu , Talempong memiliki bentuk bundar berdiameter sekitar 17 cm - 18 cm. Ukuranya berbeda antara bagian atas dan bawah. Talempong Pada umumnya dimainkan ketika acara adat, cara memainkan Talempong ini dengan cara di pukul mengunakan stik yang terbuat dari kayu, dan cara memainkan Talempong ini ada dua teknik khusus :
1.Teknik Tradisional
Seperangkat telempong dimainkan oleh tiga orang, setiap pemain mengambil 2 buah Talempong yang dipegang secara dengan tangan kiri secara vertikal, atas dan bawah.
Cara memegang Talempong tersebut adalah yang di atas dijepit menggunakan ibu jari dan jari telunjuk sedangkan yang di bawah di gantung pada jari tengah, manis dan kelingking, jari telunjuk jadi pemisah antara kedua telempong.
Cara memegang Talempong ini pun bisa mempengaruhi bunyi yang dihasilkan, Talempong menjadi nyaring dan tidak enak didengar, sedangkan tangan kanan memegang stik untuk memukul telempong. memainkan Talempong ini sedikit sulit gampang.
Talempong diletakkan di atas rel atau rancakan/tempat gamelan. Talempong dipukul di atas dengan stik pemukul di atas rancakan.
Contohnya saja dipesisir selatan Talempong ini dimainkan ketika acara baarak arak ( babako) saat pernikahan, yang memainkan Talempong ini ketika acara pernikahan itu adalah bapak-bapak dimainkan sambil berdiri mengiringi arak arakan tersebut. Talempong ini cocok juga untuk memeriahkan dan menghidupi acara baarak arak.
Saluang
Editor : Berita Minang






