bencana dan siap siaga saat menghadapi bencana. Disamping itu, katanya, Terbentuknya masyarakat siaga tsunami di lingkungan Kabupaten Padang Pariaman.
"Terima kasih kepada Bapak Ibu deputi yang telah membawa program ini ke Kabupaten Padang Pariaman, semoga program ini dapat berlanjut dengan program-program lainya dalam upaya mencerdaskan masyarakat kita siap dan siaga terhadap bencana," lapornya sekaligus berharap.
Pada kesempatan itu juga dilaksanakan launching Program Indonesia Disaster Resilience Initiatives Project (IDRIB) bantuan Work Bank oleh Deputi Bidang Geofisika BMKG, Suko Prayitno Adi, Deputi Pencegahan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Prasinta Dewi bersama Wabup Rahmang dan lainya. Dan dalam pelaksanaan kegiatan nantinya berkolaborasi dengan BNPB dan BMKG.
Setelah penanda tanganan komitmen bersama termasuk wali nagari, maka akan ditindaklanjuti dengan pembentukan TRC pada enam (6) nagari di wilayah yang berpotensi bencana Tsunami tersebut. Diawali dengan pemasangan rambu-rambu jalur evakuasi tsunami di Nagari Tapakih Kecamatan Ulakan Tapakis.
Tampak juga hadir perwakilan BAZNAS, wali nagari se-Kabupaten Padang Pariaman, ketua badan, lembaga, dan organisasi, serta forum komunitas kebencanaan lainya se Kabupaten Padang Pariaman dan tingkat Provinsi Sumatera Barat. (YN)
Editor : Berita Minang






