IKLAN KUPING KANAN PASISI 12
IKLAN POSISI 13

Terus Berkreasi, WBP Lapas Bukittinggi Berhasil Ciptakan Hanaka

Sslah satu hasil kreasi WBP Lapas kelas IIA Bukittinggi. Foto : Dok Yus
Sslah satu hasil kreasi WBP Lapas kelas IIA Bukittinggi. Foto : Dok Yus
PT GITO PERDANA SEJAHTERA

BUKITTINGGI - WBP Lapas kelas IIA Bukittinggi terus ciptakan kreasi.Kali ini WBP lapas berhasil menciptakan HANAKA. HANAKA merupakan singkatan dari (HAsil NArapidana berKarya). Selain itu HANAKA sendiri melambangkan daya cipta. Memiliki motivasi diri dan sangat cakap dalam mengatur orang maupun pekerjaan.

Sejauh ini HANAKA sudah menampakkan berbagai macam kegiatan hasil, salah satu diantaranya adalah AMPLIFIER tanpa listrik. Amplifier ini merupakan Penguat Suara Telepon Pasif yang terbuat dari fiber. Amplifier ini berguna untuk memperkuat suara tanpa daya sehingga ramah listrik. Karya tersebut merupakan buatan tangan dari beton berteknologi tinggi memberikan peningkatan besar pada ponsel tanpa memerlukan daya listrik.

Advertisement
BANNER POSISI 14
Scroll kebawah untuk lihat konten
Selain Amplifier baru- baru ini Lapas Bukittinggi di bawah Kegiatan Kerja juga telah membuat sebuah kegiatan lain yang sangat berguna bagi Warga Binaan, yaitu Barber. Untuk menunjang kerapian dan kebersihan Warga Binaan selama di Lapas, Seksi Kegiatan Kerja di bawah bimbinagan Bapak Marten, Bc.IP., S.H telah membangun sebuah barbershop. Keterampilan ini merupakan keterampilan yang memberdayakan Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) yang memang sebelumnya memiliki keterampilan untuk memangkas rambut. Selain sebagai wujud pembinaan di Lapas keterampilan ini juga berfungsi untuk merapikan rambut WBP yang mulai berantakan dan tidak terurus. Barber di Lapas Bukittinggi sendiri diberi nama Barber 28.

Kegiatan pembinaan kemandirian lain yang ada di Lapas Bukittinggi adalah Laundry. Kita memiliki bidang kegiatan kerja Laundry, Dimana dalam kegiatan kerja itu ada 3 warga binaan yang mengelola usaha Laundry. Dalam Kegiatan Laundry tersebut, para warga binaan memcuci dan menyetrika pakaian petugas dan sesama warga binaan. Dalam pelaksanaannya laundry sendiri mengenakan tarif yang sama seperti di luar, yaitu kisaran 5 Ribu Rupiah per Kilogram.

Dengan mengikuti berbagai kegiatan yang ada di dalam Lapas, Para warga binaan nantinya bisa lebih produktif.

Editor :
Tag:
IKLAN POSISI 15
Bagikan

Berita Terkait
AMSI MEMBER
Terkini
BANNER POSOSI 5
IKLAN LAYANAN MASYARAKAT SAMPAH