Sementara itu, Changhoon Lee menyebutkan dirinya merasa bangga bisa menjadi bagian dari program student exchange ini. Dia senang bertemu dengan para pelajar yang baik, lucu dan menyenangkan.
"Orang di Panjang Panjang terlihat sangat aktif dan menyenangkan. Ketika saya mencoba menyapa dengan kata 'Hai' mereka juga langsung membalasnya dengan 'Hai' juga. Saat saya di sini juga sangat banyak orang untuk meminta berfoto bersama dan itu menyenangkan sekali," ujarnya.
Changhoon Lee juga mengungkapkan bahwasannya dirinya senang datang ke Padang Panjang. Dia menilai orang-orang Padang Panjang juga sangat baik. Ia juga berpikir untuk kembali datang ke Padang Panjang dan bertemu lebih banyak orang lagi di sini.
"It's really nice to come here and the people is so nice and I think I want to come back here and so I can meet all the people in here," ungkapnya dalam bahasa Inggris.
Berkunjung ke ISI merupakan salah satu pengalaman berharga bagi Changhoon Lee. Ia menyebutkan di sana dirinya beserta teman-temannya bisa mengenal dan belajar cara memainkan alat musik tradisional dari Minangkabau.
"Saat di ISI kita diajarkan cara bermain alat musik tradisional. Mungkin nanti saat balik ke Korea saya akan menonton YouTube untuk belajarnya," katanya.
"Orang di sana juga menceritakan kepada kami tentang sejarah serta budaya yang ada di PDIKM. Bagi saya itu sangat menarik, dan sepertinya saya tidak akan berhenti untuk belajar tentang history Indonesia," sebutnya
Turut menambahkan, Chanyoung Jung yang merasa sangat terkesan saat berkunjung ke Desa Wisata Kubu Gadang Dirinya menilai atraksi Silek Lanyah yang dipertontonkan itu sangat menarik.
"Itu adalah pertarungan yang saya pikir sangat menguras tenaga dan membutuhkan power yang besar. Saya pikir ini adalah suatu pengalaman yang sangat berharga di hidup saya. Saya bangga bisa menjadi salah satu bagian dari program student exchange ini," ujarnya. (Rifki Mahendra)
Editor : Berita Minang






