IKLAN KUPING KANAN PASISI 12
IKLAN POSISI 13

MTsN Gulai Bancah Bukittinggi Patut Jadi Percontohan

Suasana Sholat Berjamah di MTSN Gulai Bancah - yus
Suasana Sholat Berjamah di MTSN Gulai Bancah - yus
PT GITO PERDANA SEJAHTERA

Bukittinggi - Dari sekian banyak sekokah tingkat pertama atau sederajat ( MTsN/SMP ) di Bukittinggi , MTsN 1 Gulai Bancah patut di jadikan referensi dalam upaya peningkatan kualitas akademik maupun pendidikan karakternya.

Setidak bagi sesama sekolah madrasah yang dibawah naungan Kamenag. Di Bukittinggi dan sekitarnya. Bahkan sekolah sekolah madrasah di Sumbar patut bertukar pengalaman ke MTsN 1 Bukittinggi ini.

Informasi yang di dapat media ini hasil UN tingkat SLTP di sumbar tahun 2019 lalu MTsN 1 Bukittinggi paling rekor menempatkan siswanya dalam perolehan nilai tertinggi. Konon dari 15 orang perolehan nilai tertinggi di Sumbar yang di data Dinas pendidikan Propinsi Sumbar, 10 urang berasal dari siswa MTsN 1 Gulai Bancah Bukittinggi.

Awak media ini yang berkunjung ke NTsN 1 Gulai Bancah beberapa hari yang lalu menyaksikan pendidikan karakter benar benar di terapkan di sekolah ini.

Siswanya sudah sampai di sekolah sebelum bel masuk berbunyi. Begitu siswa sampai di sekolah mereka melaksanakan shalat dhuha, sebelum PBM dimulai, seluruh siswa telah shalat duha, kecuali yang sedang berhalangan bagi siswa perempuan, ujar Kepala MTsN 1 Gulai Bancah Dra. Hj. Eva Anggraini, M. Si didampingi Waka Sarana dan Prsarana Drs Sudirman dalam percakapan dengan media ini bebeapa hari yang lalu di ruang kepala sekokah.

Advertisement
BANNER POSISI 14
Scroll kebawah untuk lihat konten
Nenurut Eva Anggraini, melaksanakan shalat dhuha itu sudah menjadi kebiasaan bagi siswanya, bahkan siswanya merasa belum lengkap kalau belum shalat dhuha.

"Begitu sampai di sekolah,siswa langsung ke ruangan serbaguna untuk melaksanakan shalat dhuha, tanpa di komando,tidak ada di teriak teriakkan dengan mikropon dari ruangan guru" ungkap Eva Anggraini yang di amini Sudirman.

Begitu juga saat shalat zuhur, tanpa dikomando, semua siswa langsung menuju ruangan serbaguna untuk melaksanakan shalat zuhur berjamaah,ada yang azan,iqomah dan yang jadi imam, serta memberikan tausyiah selama 7 menit. Di saat wirid sebelum berdoa ada beberapa siswa yang bertugas mengawasi rekan rekannya, siapa yang tidak ikut berzikir dan mendengarkan tausyiah di catatnya dan dilaporkan kepada guru, sementara siswa perempuan yang sedang berhalangan shalat tetap hadir diarena tempat shalat, mereka hanya shalat yang tidak ikut, tetapi berzikir dan mendengarkan tausyiah tetap diikutinya, tambah Eva Anggraini.

Yang menariknya keseriusan siswanya mengikuti aktivitas pendidikan karakter shalat berjamaah, tidak kedengaran brisik sedikitpun, tidak ada teriak teriak guru melalui mikropon menyuruh siswanya shalat dan mengaturnya. Seluruh siswa mengatur diri sendiri.

Berbicara tentang prestasi, kami hanya biasa biasa saja, tidak ada istimewanya, tidak terlalu istimewa, kalau ada lomba lomba kita ikuti,adakalanya berhasil dan adakalanya belum berhasil, ujar Eva Anggraini merendah.

Editor : Berita Minang
Tag:
IKLAN POSISI 15
Bagikan

Berita Terkait
AMSI MEMBER
Terkini
BANNER POSOSI 5
IKLAN LAYANAN MASYARAKAT SAMPAH