IKLAN KUPING KANAN PASISI 12
IKLAN POSISI 13

FMIPA UNP Bekali MGMP IPA Rayon I Pessel Guna Persiapan Kurikulum Merdeka

TIM Dosen Universitas Negeri Padang (UNP) memberikan pendampingan penyusunan LKS IPA Terpadu Bermuatan Literasi Saintifik pada MGMP IPA Rayon I Kabupaten Pessel. Foto: Tim Pengabdian FMIPA UNP
TIM Dosen Universitas Negeri Padang (UNP) memberikan pendampingan penyusunan LKS IPA Terpadu Bermuatan Literasi Saintifik pada MGMP IPA Rayon I Kabupaten Pessel. Foto: Tim Pengabdian FMIPA UNP
PT GITO PERDANA SEJAHTERA

TIM Dosen Universitas Negeri Padang (UNP) memberikan pendampingan penyusunan LKS IPA Terpadu Bermuatan Literasi Saintifik pada MGMP IPA Rayon I Kabupaten Pessel. Foto: Tim Pengabdian FMIPA UNP

PKM ini dapat terlaksana dengan baik karena adanya kerjasama dan koordinasi antara tim dengan Ketua MGMP IPA Rayon I Pessel Silvia Handayani, S.Si, M.Pd. Ketua MGMP yang diwakili oleh Syahrial, S.Pd dalam sambutannya dalam kegiatan Pembukaan Pengabdian Kepada Masyarakat mengatakan, dengan adanya kegiatan PKM ini diharapkan dapat meningkatkan kompetensi guru dalam membekali dan mengarahkan peserta didik untuk melakukan penyelidikan sederhana, mengumpulkan dan mengorganisir informasi, melakukan interpretasi dan inferensi, merumuskan kesimpulan, dan mengambil keputusan berbasis data. Dengan adanya LKS ini, guru diharapkan sudah memiliki upaya untuk mencapai capaian pembelajaran dan profil Pancasila.

Dalam pelaksanaan kurikulum merdeka ini guru memiliki keleluasaan dalam memilih dan menggunakan bahan ajar dalam upaya mencapai profil pancasila. Profil-profil pancasila meliputi; 1) beriman bertakwa kepada Tuhan YME dan berakhlakmulia; 2) berkebhinekaan global; 3) gotong-royong; 4) mandiri; 5) bernalar kritis; dan 6) kreatif. Solusi yang diberikan pembekalan terkait Kurikulum Merdeka dan Profil Pelajar Pancasila. Pemberian konteks saintifik pada pembelajaran IPA diharapkan dapat melatih siswa untuk memiliki sikap bersyukur sebagai wujud beriman bertakwa kepada Tuhan YME dan berakhlakmulia dan berkebhinekaan global. Adanya proses dan konsep saintifik dalam pembelajaran IPA juga dapat membekali siswa memiliki sifat gotong-royong; mandiri; bernalar kritis; dan kreatif.

Advertisement
BANNER POSISI 14
Scroll kebawah untuk lihat konten
Hasil akhir dari kegiatan pendampingan ini adalah peningkatan kompetensi pedagogik dan profesional guru IPA melalui penyusunan LKS IPA Terpadu bermuatan Literasi saintifik dan dihasilkan draft LKS IPA Terpadu bermuatan literasi saintifik. Selama kegiatan berlangsung, terlihat peserta pendampingan sangat serius dan bersemangat mengikuti kegiatan dan lebih siapmenghadapi pembelajaran pada kurikulum merdeka. (BM)

Editor : Berita Minang
Tag:
IKLAN POSISI 15
Bagikan

Berita Terkait
AMSI MEMBER
Terkini
BANNER POSOSI 5
IKLAN LAYANAN MASYARAKAT SAMPAH

gamespools

aceplay99

dewaslot88

slot anti rungkat

ace99play

slot777