TIM Dosen Universitas Negeri Padang (UNP) memberikan pendampingan penyusunan LKS IPA Terpadu Bermuatan Literasi Saintifik pada MGMP IPA Rayon I Kabupaten Pessel. Foto: Tim Pengabdian FMIPA UNP
PKM ini dapat terlaksana dengan baik karena adanya kerjasama dan koordinasi antara tim dengan Ketua MGMP IPA Rayon I Pessel Silvia Handayani, S.Si, M.Pd. Ketua MGMP yang diwakili oleh Syahrial, S.Pd dalam sambutannya dalam kegiatan Pembukaan Pengabdian Kepada Masyarakat mengatakan, dengan adanya kegiatan PKM ini diharapkan dapat meningkatkan kompetensi guru dalam membekali dan mengarahkan peserta didik untuk melakukan penyelidikan sederhana, mengumpulkan dan mengorganisir informasi, melakukan interpretasi dan inferensi, merumuskan kesimpulan, dan mengambil keputusan berbasis data. Dengan adanya LKS ini, guru diharapkan sudah memiliki upaya untuk mencapai capaian pembelajaran dan profil Pancasila.
Dalam pelaksanaan kurikulum merdeka ini guru memiliki keleluasaan dalam memilih dan menggunakan bahan ajar dalam upaya mencapai profil pancasila. Profil-profil pancasila meliputi; 1) beriman bertakwa kepada Tuhan YME dan berakhlakmulia; 2) berkebhinekaan global; 3) gotong-royong; 4) mandiri; 5) bernalar kritis; dan 6) kreatif. Solusi yang diberikan pembekalan terkait Kurikulum Merdeka dan Profil Pelajar Pancasila. Pemberian konteks saintifik pada pembelajaran IPA diharapkan dapat melatih siswa untuk memiliki sikap bersyukur sebagai wujud beriman bertakwa kepada Tuhan YME dan berakhlakmulia dan berkebhinekaan global. Adanya proses dan konsep saintifik dalam pembelajaran IPA juga dapat membekali siswa memiliki sifat gotong-royong; mandiri; bernalar kritis; dan kreatif.







