Painan - Bupati Pesisir Selatan, Sumatera Barat, Hendrajoni, menyebut sepanjang 2019 petani setempat menerima 259 unit alat mesin pertanian atau alsintan guna peningkatan produktivitas.
"Anggaran penyediaan semua alsintan mencapai Rp8 miliar, selain bersumber dari APBD kabupaten dan provinsi juga dari APBN," kata Hendrajoni di Painan, Selasa.
Sebelumnya, pada Jumat (3/1) dirinya secara simbolis kembali menyerahkan 39 alsintan bantuan lanjutan, yang terdiri dari enam unit mesin perontok jagung, 13 unit cultivator dan 20 unit pompa air ukuran 3,5 inci.
Pada 2020 kata dia, juga akan ada berbagai bantuan untuk petani baik melalui alokasi anggaran daerah maupun pusat.
Untuk bisa mendapatkan bantuan, salah satu syarat yang mesti dipenuhi ialah wadah baik berupa kelompok tani, maupun gabungan kelompok tani dan lainnya.
"Saat ini banyak negara di dunia yang beralih ke alsintan karena ribuan manfaat yang dirasa, dan petani di Pesisir Selatan juga mesti begitu," sebutnya.
Hanya saja ia menekankan, agar penerima bantuan tidak menggunakan alsintan untuk kepentingan pribadi namun mengedepankan kepentingan kelompok seusai dengan peruntukannya.
Karena kata dia, jika terdapat indikasi-indikasi dalam penggunaannya bukan tidak mungkin alsintan bantuan akan ditarik ke kabupaten dan selanjutnya diserahkan ke petani lain yang membutuhkan.
"Apalagi jika ada petani yang sempat menjual alsintan bantuan bisa berhadapan dengan penegak hukum," katanya lagi.
Editor : Berita Minang






