Pasaman - Sungguh sangat disayangkan, kalau ada destinasi wisata yang tutup ditengah promosi dan penggalakkan pariwisata oleh Pemkab Pasaman.
Penegasan ini diungkap Wakil Bupati Pasaman Sabar kepada Beritaminang.com ,menanggapi berita terkait akan ditutupnya objek wisata Taman Bunga Puncak Tonang, Selasa (27/9/2022) di ruang kerjanya setelah mepimpin rapat percepatan rancangan peraturan daerah tentang pariwisata.
Sabar menambahkan, mestinya promosi dan dukungan pemerintah dalam pengembangan pariwisata menjadi moment bagi pengelola wisata untuk meningkatkan keberadaannya ditengah masyarakat. Bukan malah sebaliknya. "Mestinya meningkat, bukan ditutup dong." Tegasnya.
Sabar menguraikan sebagai wujud penterjemahan program prioritas kabupaten Pasaman yang tertuang dalam RPJMD 2021-2026, yang salah satunya adalah Pasaman tujuan wisata selalu menjadi prioritas. Sebagai program prioritas Pemkab Pasaman mewujudkan dengan berbagai kegiatan, baik itu pembenahan dan pengelolaan destinasi, penyelenggaraan ivent-ivent wisata maupun meningkatkan sumber daya manusia pengelola wisata itu sendiri.
Dalam promosi wisata, Pasaman sudah melakukan banyak hal, diantaranya sukses sebagai pemenang dalam lomba desa wisata nusantara, mempormosikan paket wisata Pasaman di ajang Kompas Travel Fair, menjadikan program prioritas.Pasaman singkron dengan program pengembangan pembangunan wisata provinsi dan nasional.
"Seluruh potensi wisata Pasaman, baik destinasi, UMKM, Ekraf dan sumber daya manusianya kita kembangkan secara maksismal," tutur Sabar.
Maka suatu hal yang diluar kemauan dan harapan kita kalau ada destinasi yang sudah ada, bahkan yang sudah dikenal ditutup untuk pengunjung. Kawasan puncak tonang selama ini tetap menjadi perhatian kita bersama, baik promosi, pengembangan dan pelengkapan administrasi keeksisannya.
Selanjutnya dengan tegas Wabup Sabar AS perintahkan OPD teknis untuk membantu pengelola Taman Bunga Puncak Tonang tersebut mencarikan solusi atas masalah yang dihadapinya.
"Saya sudah bahas di rapat internal dan OPD terkait agar turun kelapangan dan memberikan solusi terhadap masalah yang dihadapi pengelola tersebut," terangnya
Editor : Berita Minang






