MALANG - Sebanyak 23 dosen atau peneliti Universitas Negeri Padang mengikuti kegiatan Monitoring dan Evaluasi Laporan Kemajuan Riset Kolaborasi Indonesia PTNBH tahun 2022 di Universitas Negeri Malang.
Demikian disampaikan oleh Ketua LP2M Universitas Negeri Padang, Yohandri, M.Si., Ph.D. kepada wartawan portal beritaminang.com di Universitas Negeri Malang pada Selasa (6/9) bertempat di Graha Cakrawala.
Lebih lanjut kata Yohandri, M.Si., Ph.D., keikutsertaan dosen atau peneliti dari Universitas Negeri Padang adalah keikutsertaan yang pertama dalam skema Riset Kolaborasi Indonesia yang digagas oleh Universitas dengan status PTNBH beberapa tahun lalu.
"Dosen-dosen Universitas Negeri Padang mulai ikut tahun 2022 sejalan dengan perubahan status Universitas Negeri Padang sebagai PTNBH pada akhir tahun 2021 yang lalu," tambah Yohandri, M.Si., Ph.D.
Pada kesempatan itu, Yohandri, M.Si., Ph.D. menyampaikan dosen Universitas Negeri Padang yang mengikuti atau lolos sebagai peneliti utama atau peneliti mitra berjumlah 23 dosen dan didampingi oleh beberapa peneliti anggota.
"Kita berharap untuk Skema Riset Kolaborasi Indonesia PTNBH tahun 2023 lebih banyak lagi dosen Universitas Negeri Padang yang berkolaborasi dengan dosen perguruan tinggi PTNBH lainnya di Indonesia," tambah Yohandri, M.Si., Ph.D.
Yohandri, M.Si., Ph.D. yang juga didampingi oleh Sekretaris LPPM mengajak dosen Universitas Negeri Padang menyiapkan proposal RKI baik sebagai peneliti utama maupun sebagai peneliti mitra. (ET)
Editor :






