Yozawardi menambahkan, dengan terjaganya rafflesia berarti hutan di sekitarnya juga terjaga.
"Bagi kami selaku kadishut ini juga surprise. Rafflesi ini kan parasit dan cuaca yang baik. itu bisa didapatkamn kalau hutannya baik. kalau hutan tak baik tak ada lagi rafflesia," ucapnya.
Ia juga mengajak pemangku kebijakan agar mendeklarasikan rafflesia sebagai branding di Sumbar, dimulai dengan melakukan riset bersama.
Advertisement
Scroll kebawah untuk lihat konten
Yozarwardi sepakat bahwa Sumbar sangat kaya dengan keanekaragaman hayatinya, tercatat terdapat 6.000 jenis tumbuhan dan sekitar 1.000 spesies hewan di Sumbar.Kegiatan ini ditutup dengan sebuah kalimat dari penangkar bunga rafflesia di Agam, Joni Hartanto "saya melakukan ini menuruti jalan pikiran, tidak secara ilmiah, karena saya cinta kepada alam." (R/MR)
Editor : Berita Minang






