Setelah mendarat, rombongan gubernur, ramah tamah dan makan siang dengan Bupati Kepulauan Mentawai. Ikut juga Narasumber, Bupati/Walikota, Forkopimda Provinsi, Forkopimda Mentawai, DPRD Kab/Kota di Aula Kantor Bupati Kepulauan Mentawai. Rombongan VIP ini disambut Tari Turuk Laggai & Pengalungan Inu di depan kantor bupati.
Sedangkan rombongan lainnya, termasuk dari Padang Panjang, Asisten satu Syahdanur, Kepala Bappeda Rusdianto, Kadis Pariwisata Maiharman, Kabag Pemerintahan Reflis dan Kabag Umum Fahandy Ramadhona beserta yang lainnya, disambut di Aula Kantor Bappeda Kabupaten Kepulauan Mentawai.
Mengisi waktu siang, Gubernur Sumatera Barat dan rombongan, melakukan penanaman mangroove, penyerahan traktor dan bibit jengkol di Daerah Goisooinan. Selanjutnya kunjungan ke Proyek Bandar Udara Rokot.
Nasi Kapau Ala Mentawai
Kunjungan ke Bandara Rokot itu, gubernur hanya didampingi Bupati/Walikota se Sumbar dan tim kecil saja. Sementara kami yang dari Padang Panjang, singgah di rumah makan masakan kapau di km 4 Tua Pejat.
Semula membaca tulisan papan nama masakan kapau, kami bayangkan ada gulungan usus besar padat berisi campuran tahu dan telor. Atau ada dendeng kering, atau pangek ikan dengan kuah gulai nangka.
Tengah hari, belum makan dari pagi, rasanya cocok sekali makan nasi kapau. Karena itu pula kami singgah di warung Mak Win. Rupanya, setelah kami duduk menunggu hidangan, Mak Win hanya meletakan ayam bakar dan kuah gulai pakai lobak saja.
"Hanyo iko nan ado hari kini. Tapi cubolah dulu lamak mah," kata Mak Win meyakinkan kami.
Kami baca di dinding warung Mak Win daftar menu. Semuanya ada 23 macam. " Ba a kok ndak ado nan lain ko, Mak Win?" tanya kami.
Editor : Berita Minang






