Jika mungkin sebagian seniman menganggap lukisan naturalis ini, hanya mengutamakan teknis melukis dengan hanya mengandalkan berpedoman proporsi, anatomi, prespektif, dan teknik pewarnaan guna menghasilkan kemiripan lukisan sesuai dengan obyek yang dilihat mata, tanpa punya jiwa pelukisnya karena sama mirip dengan dunia fotografi, bagi saya pendapat demikian lumrah dikemukakan sebagai pendapat.
Namun selain mengamati langsung obyek pemandangan alam menjadi karya, sesekali saya juga melukis obyek imajinatif realisme, tetapi tidak banyak jumlah hanya kesedar untuk melatih di luar penggayaan style naturalis yang memang sudah lama saya tekuni dalam kerja lukis melukis, kata Is.
Tetapi melukis secara naturalis sama dengan pelukis-pelukis naturalis lainnya di tanah air merupakan hal menarik bagi saya untuk mengungkapkan ide, pikiran dan jiwa saya kepermukaan menjadi karya seni yang dapat dinikmati secara cepat. Bahkan melalui karya-karya seni seperti ini saya bisa menghidupi anak-anak dan keluarga saya ditengah-tengah gejala stroke ringan yang saya alami sejak beberapa silam yang kini sudah mulai membaik.







