IKLAN KUPING KANAN PASISI 12
IKLAN POSISI 13

Kapolda Metro Jaya: Ledakan di Monas Karena Granat Asap, Bukan Bom

Lokasi ledakan di daerah Monas bagian utara, Jakarta Pusat, dipasang garis polisi. Foto tirto.id
Lokasi ledakan di daerah Monas bagian utara, Jakarta Pusat, dipasang garis polisi. Foto tirto.id
PT GITO PERDANA SEJAHTERA

JAKARTA - Ledakan yang terjadi di area Monumen Nasional (Monas) Utara, Jakarta Pusat, Selasa (3/12/2019) pukul 07.05 WIB terus didalami aparat penyidik dari Polda Metro Jaya. Ledakan ini mengakibatkan, dua orang prajurit TNI, yakni Serma Fajar dan Praka Gunawan, menjadi korban dalam peristiwa tersebut.

Dalam keterangan pers, Kapolda Metro Jaya Irjen Gatot Eddy Pramono memastikan bahwa peristiwa ini belum mengindikasikan adanya bentuk teror. Sebab, sumber ledakan bukan berasal dari bom melainkan dari granat asap. Polisi masih menelusuri asal granat asap tersebut.

"Belum. Kita belum simpulkan (teror) itu. Ini kan hanya granat asap. Kami akan lakukan penyelidikan mendalam khususnya kenapa ada barang (granat) itu," kata Gatot kepada wartawan dalam rilis pers di Monas, Selasa (3/12/2019).

Selain itu, Gatot mengatakan tidak ditemukan adanya bahan peledak lain selain granat yang meledak. Petugas hanya menemukan serpihan ledakan saja. Oleh karena itu, dia mengimbau agar masyarakat tak perlu khawatir dan membesar-besarkan peristiwa ini.

"Kami imbau masyarakat tenang saja enggak usah khawatir. Situasi Jakarta aman, tidak perlu dibesar-besarkan," imbaunya.

Advertisement
BANNER POSISI 14
Scroll kebawah untuk lihat konten
Situasi Jakarta aman, tegas Gatot, sehingga tidak ada peningkatan pengamanan di sekitar istana, lantaran Monas merupakan daerah yang masuk kategori ring satu dari istana negara.

"Enggak (peningkatan pengamanan). Granat asap kan bisa dimiliki tim kita, mungkin saja tertinggal," pungkas Gatot dikutip dari tirto.id.

Brimob Lagi Pakai Granat Asap

Anggota TNI menutup lokasi bekas ledakan di Monas, Jakarta Pusat, dengan tanah. Foto: Jamal Ramadhan/kumparan

Pascaledakan di Monas, muncul kabar liar yang menyebut granat asap ini merupakan sisa pengamanan Reuni 212 yang berlangsung Senin (2/12) kemarin. Namun, hal itu dibantah pihak Brimob.

Editor : Berita Minang
Tag:
IKLAN POSISI 15
Bagikan

Berita Terkait
AMSI MEMBER
Terkini
BANNER POSOSI 5
IKLAN LAYANAN MASYARAKAT SAMPAH