IKLAN KUPING KANAN PASISI 12
IKLAN POSISI 13

Kapten Amir Djamin, Pejuang Kemerdekaan Sawahlunto yang Dilupakan dan Dihilangkan?

Akhyar Amir, putra ke tiga tokoh pejuang Amir Djamin yang dilupakan tengah berdoa untuk ayahnya diakhirat. Foto: Iyos
Akhyar Amir, putra ke tiga tokoh pejuang Amir Djamin yang dilupakan tengah berdoa untuk ayahnya diakhirat. Foto: Iyos
PT GITO PERDANA SEJAHTERA

Namun, satu setengah tahun di penjara Amir Djamin memperoleh amnesti dari Sukarno dan bebas tahun1962. Sejak itu namanya kembali dihilangkan dari catatan perjuanganya. Negara tak pernah mengakui perjuangannya sejak awal kemerdekaan sebagai seorang tentara pejuang dan pendiri TNI sampai akhir hayatnya.

Pada tahun 1985, setelah 35 tahun namanya hilang dari kemeliteran, tiba-tiba Negara telah mengakuinya sebagi seorang purnawirawan TNI AD berpangkat kapten dengan nomor NRP : 023 dari divisi IX Banteng. Beliau memilki sahabat seperjuangannya satu angkatan sesama perwira coi Gyugun Jepang berpangkat "Letnan Kolonel" (perwira menengah) pada masa awal kemerdekaan, yaitu saat Divisi Banteng terbentuk 1 Januari 1946 seperti Dahlan Djambek, Ismail lengah, Dahlan Ibrahim, dan Syarif Usaman.

Advertisement
BANNER POSISI 14
Scroll kebawah untuk lihat konten
Sejak 1985 itulah Amir Djamin memperoleh pensiun sebagai Kapten Purnawirawan hingga beliau meninggal bulan Januari 1993. Tetapi hingga kini namanya tetap hilang penuh misteri dari catatan lembaran negara sebagai pejuang kemerdekaan berpangkat Kapten yang menjadi komandan penguasa militer perjuangan kemerdekaan di wilayah Sawahlunto Sijunjung periode 1945-1950. Merdeka !! Semoga tak ada yang melupakan pejuang kemerdekaan.(Indra Yosef)

Editor : Marjeni Rokcalva
Tag:
IKLAN POSISI 15
Bagikan

Berita Terkait
AMSI MEMBER
Terkini
BANNER POSOSI 5
IKLAN LAYANAN MASYARAKAT SAMPAH