- Peserta pameran pada Festival Ekonomi Kreatif 2019 kerjasama Pemprov Sumbar dengan Payakumbuh di plataran Parkir Ngalau Indah Payakumbuh memgaku tidak masalah walapun jual beli sepi.
Dari Dua hari pelaksanaan Festival Ekonomi Kreatif (FEK) 2019 tingkat Sumbar ( sabtu/minggu23/24-2019) itu, memang banyak menyisakan cerita dari sejumlah pelaku usaha yang menghuni stand pameran.
Rata-rata mereka mengaku momentum FEK merupakan ajang promosi usaha bukan mencari keuntungan usaha.
"Kalau bicara omset penjualan tidaklah besar. Kebanyakan pengunjung melihat sembari menanyakan jenis produk kita, baru sebagian kecil yang melakukan transaksi jual beli," ujar Mairefda dan Siska, penjaga stand Payo Craft di stand mereka, kawasan Pelataran Parkir Ngalau Indah, Minggu (24/11).
Ditambahkan Mairefda, disamping berjual beli langsung, sebagian pengunjung melakukan PO (pre order) terhadap sejumlah barang, karena keterbatasan stok di stand pameran.
Sementara Dini yang menjaga stand Randang Gadih mengaku belum bisa memastikan omset jual beli selama pelaksanaan pameran. "Kalau transaksi tidak pasti, tapi satu atau dua pengunjung membeli, tapi kita lebih ke promosinya, bukan transaksi, terang Dini.
Ketua Koordinator Event Organizer (EO) FEK 2019, Irwandi mengatakan pelaku usaha yang mengisi stand tidak dibenahi sewa tempat. "Mereka kita fasilitasi stand secara gratis. Total ada 13 stand IKM yang berpartisipasi. Sejauh ini tidak ada kendala," pungkas Irwandi (Yus/Je)
Editor :






