SOLOK, KATIALO - Semangat gotong royong di Kenagarian Katialo, Kecamatan X Koto Diatas, Kabupaten Solok, Sumatera Barat, masih membudaya ditengah menipisnya rasa sosial kemasyarakatan dan kepedulian terhadap lingkungan dalam kehidupan sehari-hari warga masyarakat diberbagai kenagarian lain.
"Kami sudah terbiasa, bahkan telah membudayakan sikap kegotongroyongan sejak lama. Alhamdulillah, dengan membangun rasa kebersamaan dan peduli lingkungan, setiap bulan sudah kami agendakan kegiatan goro melibatkan berbagai unsur tokoh dan masyarakat serta Bundo Kandung," ungkap Syukrion Edi, Walinagari Katialo kepada beritaminang.com melalui daring kemarin (17/6) petang.
Walinagari Syukrion Edi menaruh harapan kepada Pemerintah Kabupaten Solok untuk memperhatikan kondisi infrastruktur jalan yang saat ini semakin bertambah parah dan butuh perbaikan serta pengaspalan jalan kabupaten sepanjang 4.5 kilometer dari Katialo ke Air Batumbuk dan Ganting Balai yang menghubungkan nagari Katialo dan Sibarambang.
"Kami memohon kepada Pak Bupati Epiardi Asda untuk memperhatikan nagari kami yang jauh dan berada diujung perbatasan Kabupaten Solok dengan Kabupaten Tanah Datar dan Kota Sawahlunto ini. Termasuk bagaimana kerusakan infrastruktur jalan kabupaten yang sudah banyak berlubang-lubang sehingga bisa mengancam keselamatan pengguna jalan," tukuknya, ditemani Hendrizon, penggerak masyarakat pertanian di Kecamatan X Kota Diatas. (Iyos)
Editor : Marjeni Rokcalva






