"Gerhana ini tidak akan dapat diamati di sebagian besar Asia bagian barat, seluruh Afrika, seluruh Eropa, dan sebagian kecil Amerika bagian timur," kata BMKG.
BMKG menjelaskan Gerhana Bulan Total terjadi saat posisi Matahari-Bumi-Bulan sejajar. Hal ini membuat Bulan masuk ke umbra Bumi. Akibatnya, saat fase totalitas gerhana terjadi Bulan akan terlihat kemerahan.
Dengan membandingkan jarak Bumi-Bulan dan kejadian Gerhana Bulan Total 26 Mei 2021, BMKG menyebut waktu puncak gerhana ini terjadi hanya 9 jam 28 menit dari sejak Bulan berada di perige. Sedangkan puncaknya hany akan berlangsung 18 menit 44 detik.
Advertisement
Scroll kebawah untuk lihat konten
Pada Gerhana Bulan Total 26 Mei 2021, puncak gerhana terjadi pada pukul 11.18.43 UT atau pukul 18.18.43 WIB atau pukul 19.18.43 WITA atau pukul 20.18.43 WIT.(MR)
Editor : Berita Minang






