Assalamu'alaikum, Sahabat Dermawan
Kisah Nabi Nuh 'Alaihissalam dan bahteranya menjadi salah satu kisah yang membuktikan betapa besarnya kuasa Allah Ta'ala hingga lampaui batas logika manusia.
Dengan izin Allah, Nabi Nuh 'Alaihissalam membuat sebuah bahtera gagah yang menampung berbagai jenis hewan dan 80 pengikutnya yang setia.
Bahtera ini menyelamatkan mereka dari banjir bandang yang meluluh lantahkan seluruh kaum nya yang durhaka, tidak terkecuali istri dan anak tercintanya.
Kisah Nabi Nuh menjadi hikmah yang luar biasa untuk kita semua, bahwa kebaikan dan hidayah tidak datang pada semua orang.
Seruan kebaikan itu akhirnya tiba di titik beliau tidak ingin umatnya yang sholeh kembali tergoda dalam kesesatan, hingga beliau berdo'a :
_"Dan Nuh berkata, "Ya Tuhanku, janganlah Engkau biarkan seorang pun di antara orang-orang kafir itu tinggal di atas bumi. Sesungguhnya jika Engkau biarkan mereka tinggal, niscaya mereka akan menyesatkan hamba-hamba-Mu, dan mereka hanya akan melahirkan anak-anak yang jahat dan tidak tahu bersyukur."_ (QS. Nuh 71: Ayat 26-27)
Doa itu dilantunkan bukan karna beliau tak sabar akan kaumnya, melainkan sebuah level tawakkal tertinggi seorang hamba setelah berbagai do'a dan ikhtiar yang dilakukan.
Hingga, Allah Ta'alaa mengijabah doa itu yang diabadikan dalam QS. As-Saffat 37: Ayat 75-76.
Editor : Berita Minang






