IKLAN KUPING KANAN PASISI 12
IKLAN POSISI 13

Pandai Sikek dan Perjalanan Tenun Minangkabau sebagai Kerajinan Masyarakat

Foto Rahma Wulandari
Ilustrasi Pandai Sikek dan Perjalanan Tenun Minangkabau sebagai Kerajinan Masyarakat
PT GITO PERDANA SEJAHTERA

Pada 2014, Songket Pandai Sikek ditetapkan sebagai Warisan Budaya Takbenda Indonesia dalam kategori kain tradisional. Penetapan itu mencatat Pandai Sikek di Kabupaten Tanah Datar sebagai lokasi keberadaan karya budaya tersebut. Status ini memperlihatkan bahwa keterampilan menenun Pandai Sikek telah mendapat pengakuan dalam pendataan kebudayaan nasional.

Nama Pandai Sikek juga memiliki tempat tersendiri dalam promosi pariwisata Kabupaten Tanah Datar. Pemerintah daerah mencatat bahwa kerajinan tenun menjadi salah satu kegiatan ekonomi yang dikenal dari nagari tersebut. Produk tenunan Pandai Sikek bahkan dipasarkan ke berbagai wilayah di Indonesia dan pernah dikenal hingga Malaysia, Singapura, serta Brunei.

Teknik dan Motif Songket

Advertisement
BANNER POSISI 14
Scroll kebawah untuk lihat konten
Tenun Pandai Sikek dikerjakan menggunakan alat tenun tradisional secara manual. Dalam proses pembuatan motif, penenun mengatur susunan benang dengan teknik menjungkit beberapa lembar benang. Pekerjaan ini membutuhkan ketelitian karena motif harus dibentuk melalui susunan benang yang dikerjakan secara bertahap.

Songket Pandai Sikek dikenal memiliki dua bentuk yang sering disebut balapak dan batabua. Pada songket balapak, benang emas atau perak digunakan lebih rapat sehingga bagian hiasannya tampak penuh. Sementara pada batabua, benang emas atau perak ditaburkan pada bagian tertentu sehingga menghasilkan pola yang lebih tersebar.

IKLAN POSISI 15
Bagikan

Opini lainnya
AMSI MEMBER
Terkini
BANNER POSOSI 5
IKLAN LAYANAN MASYARAKAT SAMPAH