"Saya melihat selama ini aliran dana buat atlet dari Dispora diberikan ke KONI, kemudian baru dibagikan kepada yang berhak," ucapnya.
Untuk diketahui, tahun 2021 ini, anggaran buat KONI Sumbar sangat kecil tidak mencukupi sampai berangkat PON Papua, sebelumnya KONI telah menganggarkan sebesar Rp 45 miliar. Namun, tanpa diberitahu Dispora langsung main potong saja, akhirnya menjadi Rp 20 miliar.
"Dana sebesar itu mana cukup hingga berangkat ke Papua," jelas Syaiful, Ketua KONI Sumbar.
Disinggung belum cairnya dana Rp 20 miliar buat persiapan atlet, menurut Syaiful dia sudah dapat informasi dana itu sudah berada di kas Dispora Sumbar.
"Jadi kita sifatnya menunggu kapan diberikan ke KONI," katanya.
Bustavidia selaku Kadispora Sumbar. Dia menjelaskan, dana KONI sebesar Rp 20 miliar masih berada di Badan keuangan daerah. Namun, untuk mencairkan tidak gampang harus ada beberapa mekanisme yang dilalui.
Terlepas dari berbelitnya birokrasi pencairan dana KONI Sumbar ini, Ketua Pelatda KONI Sumbar Togi P Tobing, Sabtu (13/3/2021) usai mempimpin latihan bersama Atlet PON, meminta pengambil kebijakan dalam pencairan dana, yakni Dispora Sumbar dan Gubernur Sumbar segera mencairkan dana untuk atlet ini.
"Apapun mekanismenya hendaknya dicarikan jalan keluar secepatnya. Sehingga atlet dan pelatih tetap bersemangat latihan demi Sumatera Barat," tegasnya.
Benar juga, kalau ada niat baik, semua akan berjalan lancar.Ya, ndak. (MR)
Editor : Marjeni Rokcalva






