IKLAN KUPING KANAN PASISI 12
IKLAN POSISI 13

Miris! Begini Curhat Atlet PON Sumbar Setelah 2 Bulan Lebih Berlatih Tanpa Uang Saku

Rolla Nasution petinju puteri kebanggan Sumbar bersama pelatih Soleman Yalmav saat diwawancarai wartawan. Foto: Rokcalva
Rolla Nasution petinju puteri kebanggan Sumbar bersama pelatih Soleman Yalmav saat diwawancarai wartawan. Foto: Rokcalva
PT GITO PERDANA SEJAHTERA

PADANG - Sebanyak 174 atlet berbagai cabang olahraga (Cabor) yang disiapkan KONI Sumbar ke ajang PON XX 2021 Papua, kini berlatih dengan kondisi miris dan memprihatinkan, karena sudah dua bulan lebih sejak Januari 2021 tidak menerima uang saku. Di sisi lain, mereka diminta untuk berprestasi tinggi guna mengharumkan nama Ranah Minang di pentas nasional. Paradoks memang.

Begitulah, simak curahan hati (Curhat) para pelatih dan atlet yang berjibaku persiapan diri ke PON Papua. Misalnya pelatih Angkat Berat, Nanda Telambanua mengakui, bonus yang dia dapat selama ini tidak bersisa lagi, semuanya habis untuk beli asupan gizi atletnya. Begitu juga dengan Rolla Nasution petinju puteri kebanggan Sumbar yang kini kebingungan, karena uang tabungannya ludes buat biaya latihan.

Siapakah yang bertanggungjawab masalah ini, KONI atau Dispora?

Petinju puteri andalan Sumbar itu, wajar mengeluh dengan kondisi sekarang. Anak muda ini belum punya pekerjaan tetap untuk menambah asupan gizi selama latihan. Harapannya satu, uang bulanan yang diberikan KONI Sumbar.

"Saya sangat mengharapkan sekali dana bulanan KONI itu buat menambah gizi latihan. Bukan saya saja tapi semua atlet pasti mengharapkan dana tersebut," ujarnya, Sabtu kepada wartawan usai menjalani latihaan bersama di Sport Hall GOR H Agus Salim Padang, Sabtu (13/3/2021).

Advertisement
BANNER POSISI 14
Scroll kebawah untuk lihat konten
Rolla yang sukes meraih medali emas pada Pekan Olahraga Wilayah (Porwil) Bengkulu 2019 lalu, ditargetkan meraih medali emas buat kontingen Tuah Sakato pada PON XX Papua. Namun dengan kondisi macam ini apakah tuntutan tersebut pantas diberikan padanya? Atlet dibiarkan terlantar tanpa gizi yang memadai dan bisa jadi membuat semangat atlet jadi kendor.

Iwan Samurai, atlet Binaraga kebanggaan Sumbar juga meminta Pemprov Sumbar mencairkan dana pembinaan atlet. Ia yang dijagokana sebagai atlet peraih medali di PON Papua, juga mengeluhkan lambannya uang saku keluar.

Nanda Telambanua mengecam keras prilaku buruk yang diperlihatkan petinggi olahraga Sumbar. Menurutnya, ini ada semacam konspirasi guna menjatuhkan olahraga Ranah Minang yang dipimpin Ketua KONI Syaiful.

"Janganlah korban atlet, kasihanilah kami yang sudah mati-matian berjuang meraih tiket PON," ucap mantan juara dunia angkat berat itu sebagaimana dilansir sumbarpost.com.

Atlet legenda nasional itu berharap, kepada Dispora Sumbar agar kasihan terhadap atlet. Karena mereka ikhlas mengharumkan nama daerahnya.

Editor : Marjeni Rokcalva
Tag:
IKLAN POSISI 15
Bagikan

Berita Terkait
AMSI MEMBER
Terkini
BANNER POSOSI 5
IKLAN LAYANAN MASYARAKAT SAMPAH