RENDANG merupakan jenis olahan masakan khas Sumatera Barat yang selalu menjadi menu favorit saat bersantap. Masing-masing daerah di Sumatera Barat memiliki ciri khas sendiri dalam mengelola rendang. Dahulunya rendang diperuntukkan sebagai bekal bagi para perantau hal ini dikarenakan rendang kering sangat awet dan tahan lama sehingga dapat disimpan berbulan-bulan lamanya. Rendang juga banyak disajikan kapan dan dalam berbagai acara istimewa adat seperti acara pernikahan, pemberian gelar datuk, atau penyambutan tamu. Tetapi, seiring berjalan nya waktu dan kebiasaan orang Minangkabau yang suka merantau menjadikan rendang semakin terkenal dan tersebar luas diseluruh nusantara bahkan mancanegara. Rendang Padang juga terdapat dua macam jenis yaitu :
a. Rendang kering
Rendang kering adalah rendang yang dalam proses pemasakan nya ini dimasak dalam waktu berjam-jam lamanya hingga santan mengering dan semua bumbu nya terserap sempurna. Dengan mengunakan api kecil dan tidak berhenti dalam mengaduknya. Rendang kering ini sering di jumpai di daerah Payakumbuh yang membuat rendang dari bahan telur sehingga dikenal dengan rendang telur yang rasanya renyah dan gurih. Dan warnanya agak coklat kehitaman dan tahan sampai dengan berminggu-minggu.
b. Rendang basah
Rendang basah di Minangkabau lebih banyak dikenal dengan kalio.Rendang basah dimasak dengan waktu yang lebih singkat dari rendang kering. Santan pada rendang basah ini belum mengering sempurna,dan dalam suhu ruangan hanya dapat bertahan dalam waktu kurang dari satu minggu.rendang basah berwarna cokelat terang keemasan dan lebih pucat.
Dan berdasarkan bahan utama untuk pembuatan rendang. Rendang terdiri dari berbagai macam jenis :
a. Rendang daging sapi atau kerbau
b. Rendang ayam
c. Rendang lokan
Editor : Berita Minang






